Fashion

'Realita Cinta dan Rock'n Roll' Inspirasi Fesyen Anak Muda 'Rebel'

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 11 Maret 2021
'Realita Cinta dan Rock'n Roll' Inspirasi Fesyen Anak Muda 'Rebel'

Film 'Realita Cinta dan Rock'n Roll' menjadi inspirasi fesyen anak muda 'rebel' di negeri aing (foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUN 2006 film Realita Cinta Rock'n Roll yang disutradarai oleh Upi Avianto, dibintangi oleh Herjunot Ali, Vino G. Bastian, dan Nadine Chandrawinata, menjadi panutan anak-anak muda. Salah satu daya tariknya adalah dekat dengan dunia anak muda SMA yang tengah mencari jati diri.

Pada film tersebut, sosok yang di 'elu-elukan' ialah Ipang (Vino G. Bastian) dan Nugi (Herjunot Ali). Gaya mereka di film itu terlihat begitu keren oleh anak muda pada zamannya.

Baca Juga:

Anak Emo Negeri Aing Pernah Berjaya Pada Masanya

Vino G Bastian dan Herjunot Ali menjadi trensetter anak muda berkat perannya di film Realita Cinta dan Rock'n Roll (foto: istimewa)

Dari mulai gestur tubuh, gaya bicara, hingga fesyen kedua karakter pada film tersebut menjadi influence anak muda saat itu.

Salah satunya celana boxer warna-warni yang dikenakan Vino dan Junot pada salah satu scene di film tersebut. Pada scene itu, Vino dan Junot mengenakan kacamata hitam model aviator dan celana boxer warna-warni, seraya memamerkan tubuh sixpack-nya yang proporsional.

Karena fesyen Vino dan Junot di salah satu scene film itu, tren celana boxer pun mulai ramai dikenakan para anak muda. Sejumlah distro pun mulai menjual celana boxer kala itu.

Menariknya, banyak anak muda pria saat itu, yang ingin tampil seperti Vino dan Junot di film tersebut. Mereka 'berlomba-lomba' untuk berfoto mirip dengan gaya mirip kedua aktor tersebut untuk diunggah ke media sosial.

Baca juga:

4 Pesan Cinta dari Tayangan Romantis Anak SMA

Boxer warna-warni, kacamata hitam aviator dan gaya rambut poni lempar jadi inspirasi anak muda saat itu (foto: istimewa)

Dari mulai mengenakan celana boxer, memakai kacamata hitam, gestur tubuh agak sedikit miring, pasang tampang 'songong' dan sambil merokok. Saat itu, pandangan style itu dinilai rock'n'roll abis oleh anak muda.

Selain pada scene tersebut, di bagian film lainnya, fesyen Vino dan Junot juga turut menjadi perhatian para anak muda, seperti halnya celana jeans super ketat dan robek-robek, kaos press body, jaket jeans, sepatu converse 'butut' dan ikat pinggang MYSEX.

Gaya rambut poni lempar seperti Vino dan gaya rambut mullet mirip Junot, termasuk dalam daftar starter pack anak rock'n'roll saat itu.

Selain itu yang tak ketinggalan yakni tunggangan Vino dan Junot, mobil sedan Holsen klasik yang kece abis. Kala itu, selain bergaya fesyen ala Vino dan Junot, banyak yang mejeng membawa mobil 'bokap', meski belum punya SIM.

Baca Juga:

Marvel Kembangkan Film X-Men Berjudul ‘The Mutants’

Ikat Pinggan MYSEX, baju pressbody dan celana jeans belel menjadi 'starter pack' rock'n roll di mata anak muda saat itu (Foto: istimewa)

Pandangan fesyen ala film yang berkisah tentang gaya hidup rock'n roll dua orang sahabat di kehidupan urban itu, dahulu juga ditunjang dengan kemunculan tren band rock'n roll lokal yang mulai eksis di jagat musik.

Sebut saja The Sigit, The Changcuters, dan grup band lainnya, yang hampir waktu bersamaan mulai mencuat di industri musik lokal. Tak ayal banyak para anak muda yang ingin ngeband dan membawakan lagu-lagu dari Ipank, yang mengisi soundtrack film Realita Cinta dan Rock'n Roll.

Film ini bercerita tentang dua anak muda SMA kelas 2 bernama Nugi (Herjunot Ali) dan Ipang (Vino G Bastian) yang mempunyai cita-cita membentuk grup band beraliran musik rock 'n' roll.

Mereka setiap hari nge-band hingga mengorbankan sekolahnya. Kedua anak muda tersebut memiliki sahabat perempuan bernama Sandra (Nadine Chandrawinata). Sandra, perempuan cantik dan seksi yang berprofesi sebagai penjaga distro, Sandra kerap menjadi tempat curhati Ipang dan Nugi.

Baca Juga:

Musisi Negeri Aing Gegayaan dengan Kacamatanya

Nongkrong dengan menggunakan mobil sedan classic menjadi inspirasi 'gaul' anak muda saat itu (Foto: istimewa)

.

Selain fesyennya, fenomena film ini seakan menginspirasi banyak anak muda, khususnya anak SMA untuk menjadi pribadi yang rebel.

Mungkin konotasi fesyen, musik dan lifestye rock'n'roll sering diidentikkan dengan kebebasan berekspresi. Namun, tak sedikit yang salah mengartikan konteks kebebasan tersebut.

Namun di sisi lain, terbilang lumrah bila sejumlah aspek rock'n'roll yang ada di film tersebut dilakukan oleh anak-anak sekolah pada zaman itu. Karena pada usia sekitar 15-18 tahun merupakan waktu pencarian jati diri, semisal apa yang dirasa mereka keren, ingin cepat-cepat dilakukan demi eksistensi dan pengakuan orang-orang sekitarnya.

Baca Juga:

Keberagaman Budaya dalam ‘Raya and the Last Dragon’

Hingga Nugi pun jatuh cinta pada Sandra, namun sayang, cintanya bertepuk sebelah tangan. Karena Sandra justru menaruh hati pada Ipang. Nugi tinggal bersama ibundanya yang single parent, setelah berpisah dari ayahnya saat masih kecil.

Ibunya Nugi ini menganut kehidupan hippies dan membuka jasa pengobatan holistk aroma terapi. Tapi Nugi tak menyukai gaya hidup ibunya, terlebih soal pacar sang ibu yang juga hippies.

Berbeda dengan Nugi, keluarga Ipang mengutamakan pendidikan. Ayah Ipang berprofesi sebagai dosen, dan ibunya tidak jauh berbeda dengan ayahnya. Ipank memiliki adik bernama Dido, yang sangat mengagumi dirinya.

Kendati Ipang merupakan kakak yang suka menjahili Dido, di balik itu Ipang merupakan sosok kakak yang sangat menyayangi adiknya. Namun, meski Ipang lahir di keluarga kaya, jalan pikiran Ipang berbeda dengan ayahnya, yang ingin Ipang mengutamakan pendidikan dibanding nge-band. (Ryn)

Baca Juga:

'Dilan 1990' Hits, Jaket Jeans Jadi Gegayaan Terkini di Negeri Aing

#Fashion #Film #Maret Gegayaan Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Friend Thing' Siap Bawa Kisah Coming of Age, Dibintangi Emily Deschanel dan Ryder Allen
Society menyiapkan Friend Thing, film coming of age. Debut penyutradaraan Harry Calbom dan dibintangi Emily Deschanel, Ryder Allen, serta Carrie Brownstein.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film 'Friend Thing' Siap Bawa Kisah Coming of Age, Dibintangi Emily Deschanel dan Ryder Allen
ShowBiz
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
Palari Films merilis teaser perdana Desember Jani yang menampilkan kisah keluarga, konflik ibu dan anak, serta hubungan hangat Julia dan Jani.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
ShowBiz
'Narnia: The Magician’s Nephew' Hadir di Bioskop 2027, Meryl Streep Jadi Suara Aslan
Greta Gerwig mengungkap alasan memilih Meryl Streep sebagai suara Aslan di Narnia: The Magician’s Nephew. Film tayang bioskop Februari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
'Narnia: The Magician’s Nephew' Hadir di Bioskop 2027, Meryl Streep Jadi Suara Aslan
ShowBiz
Dian Sastro Tampil Beda di 'The Fox King: Semusim Lara', Tayang September 2026
Dian Sastro jadi Cikgu Lara dalam 'The Fox King: Semusim Lara', film kolaborasi Indonesia-Malaysia arahan Woo Ming Jin yang sebelumnya diputar di TIFF 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dian Sastro Tampil Beda di 'The Fox King: Semusim Lara', Tayang September 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
FFI 2026 mengumumkan 15 film cerita panjang yang lolos menuju tahap nominasi. Simak daftar lengkapnya dan jadwal malam puncak Piala Citra 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
ShowBiz
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
Film drama komedi “People Pleaser: Si Paling Gak Enakan” produksi LYTO Pictures dibintangi Mawar de Jongh dan tayang di bioskop 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
ShowBiz
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
Baskara Mahendra akan membintangi film anyar "Ghosting", yang tayang di bioskop Tanah Air 15 Oktober 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
ShowBiz
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
Crazy Taxi akan diadaptasi menjadi film live-action komedi oleh Netflix. Film ini melibatkan tim Sonic the Hedgehog dan penulis The Naked Gun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
ShowBiz
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
Heart of The Beast dibintangi Brad Pitt sebagai perwira Pasukan Khusus yang terdampar di pedalaman Alaska bersama anjing tempurnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
ShowBiz
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
. Ceritanya mengikuti dua mata-mata yang memiliki kehidupan rahasia masing-masing.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
Bagikan