DPR Ingatkan 3 Indikator yang Harus Dijaga Penyelenggara Pemilu Saat COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2020
DPR Ingatkan 3 Indikator yang Harus Dijaga Penyelenggara Pemilu Saat COVID-19

Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengingatkan tiga indikator yang harus dijaga dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Hal ini haruslah diperhatikan penyelenggara pemilu untuk menjaga kualitas demokrasi di tengah pandemik COVID-19.

Pertama, terkait tingkat partisipasi pemilih harus disosialisasikan secara masif kepada masyarakat bahwa tanggal 9 Desember 2020 merupakan hari pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Kita punya waktu enam bulan untuk menyosialisasikan, memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat bahwa Pilkada dan kesehatan penting," ujar Doli dalam diskusi bertajuk "Pilkada Serentak 2020 di Tengah Pandemi COVID-19", di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (30/7).

Baca Juga

Nadiem Izinkan Siswa SMP dan SMA Kembali Bersekolah

Dia menilai perlu juga disosialisasikan dan diselaraskan bahwa pelaksanaan Pilkada dan kesehatan merupakan dua hal penting, serta bisa dilakukan beriringan dengan menaati peraturan yang sudah disesuaikan.

Kedua, pengawasan terhadap berbagai kecurangan dalam Pilkada harus dilakukan termasuk adanya potensi penyimpangan dan ketidakadilan dalam pelaksanaannya.

"Namun, saya yakin bahwa masyarakat sekarang sudah cerdas secara politik, itu menjadi bagian untuk menjadi kekuatan pengawasan bersama Bawaslu," ujarnya.

Poin ketiga menurut dia, para calon kandidat yang ikut kontestasi Pilkada Serentak 2020 harus menyampaikan visi-misinya sehingga perlu ada forum debat kandidat.

Politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. (MP/Fadhli)

Karena itu menurut dia, Komisi II DPR ingin memastikan ada forum penyampaian visi-misi dan debat kandidat yang disesuaikan dengan protokol kesehatan COVID-19.

"Jadi kesimpulannya adalah kita sudah mengambil keputusan politik dan juga sudah menjadi keputusan hukum, tinggal kita bisa bisa melaksanakannya dengan baik. Ini butuh komitmen semua," tuturnya.

Doli mengatakan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sudah berjalan, semua perubahan peraturan sudah disiapkan terutama Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) nomor 2 tahun 2020 tentang Pilkada sudah disetujui Komisi II DPR.

Baca Juga

Menteri Nadiem Perbolehkan Pembukaan Sekolah di Zona Hijau

Selain itu, sebagaimana dikutip Antara, Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu sudah diperbaharui, alat-alat dukungan bantuan kesehatan sedang dipersiapkan sehingga penerapan protokol kesehatan COVID-19 dalam Pilkada 2020 sudah ada titik terang.

"Tinggal tantanganya adalah mengoperasionalisasikannya, bagaimana semua alat-alat yang sudah disiapkan bisa sampai dan dipergunakan dengan baik, untuk di level paling bawah maupun masyarakat sampai nanti tanggal 9 Desember 2020," katanya. (*)

#Ahmad Doli Kurnia #PemiluKada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Dedi menekankan bahwa anggota DPRD merupakan representasi sah yang dipilih langsung oleh rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Indonesia
Perpres 79 Tahun 2025 Dinilai Jadi Bukti Komitmen Prabowo untuk Lanjutkan Pembangunan IKN
Kalau sikap Golkar kan sebetulnya dari awal ketika ada rencana pemindahan Ibu Kota ke IKN itu kan kita memang mendukung penuh
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 September 2025
Perpres 79 Tahun 2025 Dinilai Jadi Bukti Komitmen Prabowo untuk Lanjutkan Pembangunan IKN
Indonesia
Setya Novanto Bebas Lebih Cepat, Sebut Kader Setia yang Telah Selesai Jalani Hukuman
Menurutnya, semua prosedur dan peraturan perundang-undangan telah dipenuhi dengan benar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 19 Agustus 2025
Setya Novanto Bebas Lebih Cepat, Sebut Kader Setia yang Telah Selesai Jalani Hukuman
Indonesia
Ahmad Doli Kurnia Sebut Setya Novanto Masih Kader Golkar, Belum Pernah Diberhentikan
Wakil Ketua Umum Golkar sebut Setnov masih bertatus kader partai.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Agustus 2025
Ahmad Doli Kurnia Sebut Setya Novanto Masih Kader Golkar, Belum Pernah Diberhentikan
Indonesia
Golkar Nilai Putusan MK soal Pemilu Bisa Jadi Bumerang dan Guncang Dunia Politik Indonesia
Adies berpendapat bahwa MK seharusnya berfungsi sebagai negative legislature
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 Juli 2025
Golkar Nilai Putusan MK soal Pemilu Bisa Jadi Bumerang dan Guncang Dunia Politik Indonesia
Indonesia
Paradok MK Bikin Panas! Legislator Bongkar Kejanggalan Putusan Pemilu Terbaru
Khozin menilai bahwa putusan terbaru MK ini akan berdampak komplikatif secara konstitusional
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Juni 2025
Paradok MK Bikin Panas! Legislator Bongkar Kejanggalan Putusan Pemilu Terbaru
Indonesia
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Afifuddin mengaku telah membatasi jumlah pemilih di setiap TPS untuk meminimalkan korban
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Juni 2025
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Indonesia
Kepala Otorita IKN Mundur, DPR Bakal Panggil Pemerintah
Doli sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti mengenai alasan pengunduran diri Kepala Otorita IKN.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 05 Juni 2024
Kepala Otorita IKN Mundur, DPR Bakal Panggil Pemerintah
Indonesia
DPR Sesalkan Pengurangan Mahasiswa Baru IPDN
Kuota penerimaan mahasiswa baru di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengalami pengurangan. Kondisi ini disesalkan Komisi II DPR RI.
Mula Akmal - Jumat, 22 September 2023
DPR Sesalkan Pengurangan Mahasiswa Baru IPDN
Indonesia
Golkar Akui Megawati Lobi Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar
Golkar mengakui ada lobi politik Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri terhadap eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk dipasangkan dengan Ganjar Pranowo dalam pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Mula Akmal - Kamis, 14 September 2023
Golkar Akui Megawati Lobi Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar
Bagikan