Menteri Nadiem Perbolehkan Pembukaan Sekolah di Zona Hijau
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dalam telekonferensi di Jakarta, Senin (15/6). (ANTARA/Indriani)
MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan kegiatan pembelajaran tatap muka atau pembukaan sekolah di wilayah zona hijau
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjelaskan terdapat enam persen wilayah di Indonesia yang telah masuk zona hijau.
Baca Juga
Ahli Epidemiologi: Angka Kasus COVID-19 Melonjak Bukan Berarti Keadaan Semakin Buruk
Nadiem mengizinkan pemerintah daerah wilayah zona hijau untuk menggelar pembelajaran tatap muka.
"6 persen zona hijau yang kami persilakan pemerintah daerah melakukan pembelajaran tatap muka dengan protokol ketat," kata Nadiem dalam konferensi pers secara daring, Senin (15/6).
Nadiem mengatakan dalam mengambil keputusan tersebut pemerintah mengutamakan kesehatan dan keselamatan guru, murid, dan orang tua.
Sementara wilayah yang masuk zona kuning, merah dan oranye belum diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka. Wilayah ini masih melakukan pembelajaran jarak jauh.
"Zona kuning, merah, oranye yaitu resiko COVID-19 itu dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan," kata Nadiem.
Sedangkan, dari data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bahwa pulau Jawa masuk dalam zona dengan resiko sedang dan rendah. Maka dari itu, sekolah akan melakukan pembelajaran online selama satu semester
Proses pembelajaran di sekolah dilakukan dua fase yakni masa transisi (dua bulan pertama) dan kebiasaan baru. Sekolah harus mengikuti aturan jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik di kelas untuk pendidikan dasar menengah.
Baca Juga
Pimpinan DPRD DKI Sebut Panduan Belajar Online Menteri Nadiem Tak Jelas
Untuk diketahui tahun ajaran baru 2020-2021 untuk sekolah akan dimulai pada bulan Juli. Selama masa pandemi COVID-19 beberapa sekolah menggelar pembelajaran jarak jauh. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Saksi Beberkan Pertemuan Pimpinan Google dengan Nadiem di Kantor Kemendikbudristek
Terdakwa Nadiem Makarim Bingung Pemilihan OS Laptop Dipermasalahkan
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Jalani Sidang Lanjutan di PN Tipikor Jakarta
Alasan Jaksa Ogah Berikan Hasil Audit BPKP Soal Kerugiaan Dugaan Korupsi Nadiem
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
Eksepsi Nadiem Makarim: Saya Dilahirkan dalam Keluarga Pejuang Antikorupsi
Didakwa Memperkaya Diri Rp 809 Miliar, Nadiem: Tak Sepeser pun Masuk Kantong Saya
Nadiem Didakwa Rugikan Negara Rp 2,18 Triliun di Kasus Chromebook, Begini Rinciannya
Sidang Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Didakwa Terima Rp 809,59 Miliar