Beri Dukungan, Christine Hakim Selalu Hadir di Sidang Korupsi Nadiem Makarim

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Beri Dukungan, Christine Hakim Selalu Hadir di Sidang Korupsi Nadiem Makarim

instagram/christinehakimoffi.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - CHRISTINE Hakim menjadi salah satu figur publik yang selalu hadir di sidang pengadilan kasus korupsi Chromebook dan Chrome Device Management 2019-2022 dengan terdakwa Nadiem Makarim. Pada sidang Senin (11/5), Christine Hakim menyampaikan aksinya ini sebagai bentuk solidaritas. Ia yakin Nadiem ialah korban hukum.

"Jadi saya percaya karena melihat latar belakang Nadiem. Memang Nadiem ialah anak muda mempunyai komitmen yang tinggi untuk bangsa dan negara, apalagi untuk dunia pendidikan," katanya saat ditemui di PN Jakarta Pusat, Senin (11/5).

Pemenang Piala Citra itu menilai kapabilitas dan integritas sosok Nadiem tak perlu dipertanyakan. Tugas menteri yang dilimpahkan kepadanya menjadi bukti bahwa Presiden Joko Widodo, yang saat itu menjabat presiden, meyakini Nadiem ialah sosok yang tepat. "Kalau enggak melihat ada potensi itu, eggak mungkin presiden waktu itu melantiknya," kata dia.

Dia menyoroti tugas yang diberikan kepada Nadiem sebagai menteri pendidikan bukan hal yang mudah. Ada puluhan juta nasib anak muda yang dipertaruhkan untuk menuju Indonesia emas 2045. Christine mengungkap ada ironi dalam kasus ini. Ketika gagasan visioner dijalankan anak muda bisa menjadi persoalan di masa depan.

Baca juga:

Duduk di Kursi Terdakwa, Nadiem Makarim Sebut Kasusnya Terjadi karena tak Berpolitik



"Bagaimana kita bisa mencapai Indonesia emas di 2045, kalau kita masih jauh tertinggal dari masalah teknologi. Kecepatan dalam menghadapi informasi, dalam menyesuaikan dengan itu, mengejar mutu pendidikan, enggak mungkin dengan cara-cara yang konvensional seperti selama ini," kata dia.

Christine menyebut ada upaya menjatuhkan Nadiem. Sebelumnya, Nadiem sempat mengucapkan permohonan maaf kepada birokrasi kementerian tempat dia bekerja. Ia beranggappan bahwa permohonan maaf itu untuk sistem kerja birokrasi lawas yang tidak ia patuhi.

Nadiem menyebut contohnya seperti membawa talenta muda, berdedikasi, visioner di luar dari lingkup kementerian dianggap sebagai hal yang salah. Dengan begitu, Christine mengatakan Nadiem sudah di jalan yang benar.

Christine mengatakan Nadiem punya gagasan untuk menciptakan filosofi Belajar Merdeka yang nyata, contohnya digitalisasi itu sendiri. Namun, mungkin, hal tersebut menjadi gangguan bagi entitas tertentu yang terusik kenyamanannya.

"Nah, ini yang menurut saya perombakan yang besar ini pada akhirnya ada sebagian kelompok kecil yang memang terganggu mungkin kenyamanannya. Karena dari ATK diganti ke digital," kata dia.(tka)

Baca juga:

Nadiem Makarim Nilai Dakwaan Korupsi Chromebook “Tidak Masuk Akal”, Singgung Salah Paham soal Pengadaan

#Christine Hakim #Nadiem Makarim #Kasus Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Nasib Penahanan Bupati Gowa Ditentukan setelah Pemeriksaan
Kasus yang menjerat HT berkaitan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan sejumlah perizinan di Kabupaten Gowa periode 2025-2026 serta dugaan TPPU.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Nasib Penahanan Bupati Gowa Ditentukan setelah Pemeriksaan
Indonesia
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polisi Ungkap 4 Dugaan Permintaan Uang dan Rumah
Kortas Tipikor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dugaan korupsi pengurusan PBG dan perizinan pada 2025-2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polisi Ungkap 4 Dugaan Permintaan Uang dan Rumah
Berita Foto
Sidang Putusan Banding Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Terdakwa Nadiem Anwar Makarim memeluk istrinya usai sidang putusan banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Sidang Putusan Banding Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Indonesia
Vonis Banding Cuma Sunat 1 Tahun Penjara, Perjuangan Nadiem Makarim Lanjut Kasasi
Nadiem Makarim resmi ajukan kasasi usai vonis banding kasus Chromebook cuma turun jadi 9 tahun penjara dan uang pengganti tetap Rp 584 miliar. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Vonis Banding Cuma Sunat 1 Tahun Penjara, Perjuangan Nadiem Makarim Lanjut Kasasi
Indonesia
Nadiem Jalani Sidang Putusan Banding Terkait Vonis 10 Tahun Korupsi Chromebook
Adapun Nadiem mengajukan banding atas vonis kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Nadiem Jalani Sidang Putusan Banding Terkait Vonis 10 Tahun Korupsi Chromebook
Indonesia
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
KPK dalami agenda Bupati Bolmut Sirajudin Lasena sewa 2 kamar hotel di Jakarta sebelum terjaring OTT. Ditemukan uang Rp130 juta di lokasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Sirajudin Lasena ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Indonesia
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
KPK kembali menyita mobil mewah Innova Zenix milik anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy yang diatasnamakan adiknya dari pengusaha EBS.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
Indonesia
KPK Ungkap OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Terkait Proyek Infrastruktur Jalan
Dugaan penerimaan tersebut terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
KPK Ungkap OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Terkait Proyek Infrastruktur Jalan
Indonesia
KPK Incar Gurita Aset Mewah Ipda Polisi Yayat di Skandal Suap Bupati Bekasi
Ipda Polisi Yayat Sudrajat menguasai belasan aset mewah hasil aliran suap proyek Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
KPK Incar Gurita Aset Mewah Ipda Polisi Yayat di Skandal Suap Bupati Bekasi
Bagikan