Ditemukan Molotov dan Bambu Runcing, Polri Sebut Aksi 22 Mei Tidak Murni Damai
Kabiro Penmas Divisi Humas Polri Brigjend Pol M Iqbal. (MP/Budi Lentera)
MerahPutih.com - Kadiv Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal berani menyebut aksi unjuk rasa yang akan dilakukan berbagai kelompok tidak murni unjuk rasa damai.
Ia mengatakan, ada indikasi bahwa demo ini akan melakukan upaya pelanggaran hukum dan tidak dalam koridor hukum.
"Contohnya Polda Jawa Timur sudah lakukan upaya paksa kepolisian, yaitu penangkapan beberapa orang yang ingin berangkat ke Jakarta membawa bom molotov," kata Iqbal di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).
Baca Juga:
Tenangkan Massa Aksi 22 Mei, Polisi Koordinasi dengan Tokoh Agama
Ribuan Massa Buka Bersama di Depan Bawaslu, Lalu lintas Makin Macet
Iqbal melanjutkan, ini ada indikasi-indikasi yang betul-betul dapat dibuktikan.
"Beberapa hari lalu juga saya merilis ada beberapa penunggang gelap seperti kelompok teror, yang walaupun ada yang menyampaikan bahwa ini adalah politisasi dan lainnya," terang Iqbal.
Iqbal mengklaim, Polri tidak pernah berpolitik apalagi dalam menyampaikan fakta hukum. Ada bukti scientific tak bisa dibantahkan.
Yang juga harus disampaikan, berbagai kelompok dari analisa dan deteksi intel kami ada yg mencoba membawa bendera dan bambu runcing.
"Bambunya sengaja diruncingkan. Ini hal yang bersifat membahayakan. Harus kami sampaikan ke publik," jelas mantan Kapolrestabes Surabaya ini.
Prinsipnya, penyampaian pendapat di muka umum itu tidak absolut. Ada batas-batas di dalam UU nomor 9/98 pasal 6. Iqbal menambahkan, siaga 1 itu internal aparat.
"Bahwa aparat harus siaga untuk layani dan ayomi masyarakat untuk warga nggak perlu siaga 1. Silakan tetap jalankan rutinitas sehari-hari, insyaallah akan aman," pungkas Iqbal. (Knu)
Baca Juga: Siber Polri Buru Penyebar Pesan Seruan 22 Mei Bunuh Kapolri
Bagikan
Berita Terkait
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Diluncurkan di Seluruh Indonesia, Momentum tepat Buktikan Polisi Sosok Empatik terhadap Semua Gender
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan