Ditemukan Molotov dan Bambu Runcing, Polri Sebut Aksi 22 Mei Tidak Murni Damai

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 21 Mei 2019
Ditemukan Molotov dan Bambu Runcing, Polri Sebut Aksi 22 Mei Tidak Murni Damai

Kabiro Penmas Divisi Humas Polri Brigjend Pol M Iqbal. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kadiv Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal berani menyebut aksi unjuk rasa yang akan dilakukan berbagai kelompok tidak murni unjuk rasa damai.

Ia mengatakan, ada indikasi bahwa demo ini akan melakukan upaya pelanggaran hukum dan tidak dalam koridor hukum.

"Contohnya Polda Jawa Timur sudah lakukan upaya paksa kepolisian, yaitu penangkapan beberapa orang yang ingin berangkat ke Jakarta membawa bom molotov," kata Iqbal di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M.Iqbal. (MP/Gomes Roberto)
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M.Iqbal. (MP/Gomes Roberto)

Baca Juga:

Tenangkan Massa Aksi 22 Mei, Polisi Koordinasi dengan Tokoh Agama

Ribuan Massa Buka Bersama di Depan Bawaslu, Lalu lintas Makin Macet

Iqbal melanjutkan, ini ada indikasi-indikasi yang betul-betul dapat dibuktikan.

"Beberapa hari lalu juga saya merilis ada beberapa penunggang gelap seperti kelompok teror, yang walaupun ada yang menyampaikan bahwa ini adalah politisasi dan lainnya," terang Iqbal.

Iqbal mengklaim, Polri tidak pernah berpolitik apalagi dalam menyampaikan fakta hukum. Ada bukti scientific tak bisa dibantahkan.

Yang juga harus disampaikan, berbagai kelompok dari analisa dan deteksi intel kami ada yg mencoba membawa bendera dan bambu runcing.

"Bambunya sengaja diruncingkan. Ini hal yang bersifat membahayakan. Harus kami sampaikan ke publik," jelas mantan Kapolrestabes Surabaya ini.

Prinsipnya, penyampaian pendapat di muka umum itu tidak absolut. Ada batas-batas di dalam UU nomor 9/98 pasal 6. Iqbal menambahkan, siaga 1 itu internal aparat.

"Bahwa aparat harus siaga untuk layani dan ayomi masyarakat untuk warga nggak perlu siaga 1. Silakan tetap jalankan rutinitas sehari-hari, insyaallah akan aman," pungkas Iqbal. (Knu)

Baca Juga: Siber Polri Buru Penyebar Pesan Seruan 22 Mei Bunuh Kapolri

#Aksi Massa #Pemilu 2019 #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Hal itu merupakan langkah strategis dalam mencapai Indonesia yang sejahtera
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Indonesia
Pengamat Melihat Kejanggalan dalam Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi
Sekjen IPW Data Wardhana heran ketika kemudian muncul keputusan yang menyebabkan para tersangka tidak ditahan.
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
Pengamat Melihat Kejanggalan dalam Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi
Berita Foto
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Personel TNI saat berjaga di dalam kawasan eks Hotel Sultan di kawasan Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Jum'at (19/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 19 Juni 2026
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Indonesia
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Indonesia
DPR Minta Mobil Rantis Dipasangi CCTV, Cegah Objek di Sekitar Jadi Korban
Apabila benar kendaraan tersebut belum dilengkapi sensor pendeteksi objek di sekitar kendaraan, Polri perlu segera melakukan pembenahan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
DPR Minta Mobil Rantis Dipasangi CCTV, Cegah Objek di Sekitar Jadi Korban
Indonesia
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun untuk 2027, Siapkan Pengamanan Pemilu 2029
Polri mengusulkan tambahan anggaran Rp66,1 triliun pada 2027. Selain untuk operasional dan pembangunan fasilitas, termasuk untuk mendukung pengamanan Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun untuk 2027, Siapkan Pengamanan Pemilu 2029
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, termasuk kawasan Silang Selatan Monas, Gedung MPR/DPR RI, hingga Bundaran HI.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Indonesia
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Anggota Polri diminta tidak bersikap agresif saat menghadapi masa.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Indonesia
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek yang disiagakan.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Indonesia
Ada Demo, Pintu Masuk C dan E Stasiun Dukuh Atas Ditutup Sementara
Kendati demikian, layanan perjalanan MRT Jakarta tetap beroperasi normal.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Ada Demo, Pintu Masuk C dan E Stasiun Dukuh Atas Ditutup Sementara
Bagikan