Tenangkan Massa Aksi 22 Mei, Polisi Koordinasi dengan Tokoh Agama
Ribuan masa dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat. (MP/Kanugrahan)
MerahPutih.com - Ribuan masa dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat atau Aksi 22 Mei sempat bersitegang dengan pihak kepolisian. Massa merasa keberatan saat petugas tidak mengizinkan mereka mendekat ke Kantor Bawaslu.
Mengataai hal itu, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan langsung berkoordinasi dengan tokoh agama yang berada di barisan massa aksi.
Baca Juga:
BPN Belum Bisa Jamin Prabowo Ikut Aksi 22 Mei
Kilas Balik Perjalanan Jokowi Pertahankan Kursi RI 1
"Saya sudah koordinasi dengan ustaz untuk saling mendukung. Kita harus bekerja sama di bulan Ramadan ini agar tidak mengeluarkan amarah," ujar Harry di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/5)
Saat ini, polisi telah menyiagakan beberapa kendaraan taktis menjaga unjuk rasa. Ribuan personil gabungan dari Polri dan TNI disiagakan di sekitar Kantor Bawaslu.
Kondisi lalu lintas di Jalan Hos Cokroaminoto terpantau ramai di kedua arah. Sesekali terlihat pengendara yang berhenti untuk mengambil gambar pengamanan di depan gedung KPU.
Di depan gedung KPU terdapat kurang lebih 100 personel Sabhara. Belum lagi personel lainnya yang mengamankan wilayah lain. (Knu)
Baca Juga: Prabowo Akan Lawan Kecurangan Pemilu Lewat Jalur Konstitusional
Bagikan
Berita Terkait
Aksi Mahasiswa Gelar Rapat Dengar Pendapat Warga di Gedung DPR Jakarta
Demo Ojol 17 September 2025 di Istana dan DPR, Massa Tuntut Pencopotan Menteri Perhubungan
Kondisi Nepal Memanas akibat Kerusuhan, Kemlu Jamin 134 WNI Tak Ada yang Jadi Korban
DPRD DKI Awasi Perbaikan Fasilitas Rusak Akibat Kericuhan, Pastikan Tak Melenceng dari Tenggat Waktu
Pelaku Aksi Anarkis Terbukti Pakai Narkoba sebelum Merusuh saat Demonstrasi, Polisi: Untuk Tambah Motivasi dan Hilangkan Rasa Takut
Polisi Tembaki Kampus Unpas - Unisba dengan Gas Air Mata, Ketua Komisi X DPR: Kami Sangat Menyesalkan Terjadinya Aksi Kekerasan
Bagikan Mawar Putih dan Pink untuk Polisi hingga Tentara, Ojol: Kami Tak Mau Diprovokasi Lagi
Bukti Kerusuhan Dilakukan ‘Penumpang Gelap’ saat Demo Buruh dan Mahasiswa, Polda Metro: Datang dan Langsung Menyerang Polisi
Jadikan Direktur Lokataru Foundation sebagai Tersangka, Polisi: Sudah Sesuai SOP
Dari Jilbab Merah Muda hingga Jaket Hijau: Warna Simbol Perlawanan di Jalanan dan Media Sosial