Dikhawatirkan 5 Juta Warga Jateng Mudik, Ganjar: Jangan Sampai Seperti India

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 23 April 2021
Dikhawatirkan 5 Juta Warga Jateng Mudik, Ganjar: Jangan Sampai Seperti India

Polres Klaten, Jawa Tengah melakulan penyekatan wilayah Jateng-DIY tepatnya di Prambanan, Klaten, Kamis (22/4). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan masyarakatnya agar tidak mudik menjelang Lebaran 1442 Hijriah. Hal ini sangat penting agar kasus corona tidak melonjak.

"Saya tidak ingin Jawa Tengah bernasib sama seperti India, lonjakan gelombang kedua kasus positif COVID-19 terjadi signifikan dalam waktu cepat," ujar Ganjar, Kamis (22/4).

Dikatakannya, andai masyarakat Jawa Tengah sebanyak 5,9 juta mudik ramai-ramai pada Lebaran nanti, bisa jadi terjadi lonjakan kasus seperti di India. Sebelum itu terjadi, masyarakat Jawa Tengah lebih baik tidak mudik dulu.

Baca Juga:

Pengetatan Pra Larangan Mudik Tak Berpengaruh pada Penumpang Kereta Api

"Biasanya ada 5,9 jutaan yang mudik ke Jawa Tengah, maka siap-siap kita penyakitan kayak India," kata dia.

Ganjar mengungkapkan, Pemprov Jawa Tengah bersama stakeholder telah menyiapkan tes antigen di setiap rest area yang ada. Di sana petugas juga akan standby.

"Jika hasil tes menunjukkan positif, maka orang yang hendak masuk Jawa Tengah akan diputar balik," ungkap dia.

 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

Ia menjelaskan, beberapa pekan lalu sudah mulai mengaktifkan rest area. Setiap rest area sudah drop dengan antigen untuk melakukan tes pada pemudik.

"Jangan marah jika hasil rapid test antigen positif kita putar balik. Itu bagian dari konsekuensi bagi yang ngeyel mudik masuk Jawa Tengah," tandasnya

Diketahui, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sebanyak 27 juta orang akan tetap mudik meskipun kegiatan itu telah dilarang. Karena itu, pemerintah akan bertindak tegas bila ada warga yang membandel. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Aturan Berpergian Diperketat Cegah Warga Curi Start Mudik

#Jawa Tengah #Mudik Lebaran
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Live TikTok Pocong Jadi-Jadian Bikin Geger, 7 Remaja Dihukum Sungkem ke Orangtua
Para pelajar dihukum meminta maaf dan sungkem kepada orangtua masing-masing sebagai bentuk penyesalan atas perbuatan mereka.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Live TikTok Pocong Jadi-Jadian Bikin Geger, 7 Remaja Dihukum Sungkem ke Orangtua
Indonesia
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Narkoba diduga akan diberikan kepada suaminya yang menjadi warga binaan LP tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Pemusnahan dilakukan setelah seluruh barang bukti mendapatkan penetapan resmi dari pengadilan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Indonesia
Predator Seksual di Ponpes Pati, Legislator PKB: Pelaku Harus Dihukum Berat
Kasus kejahatan seksual ini tidak hanya memicu keresahan masyarakat, tetapi juga mencoreng maruah dunia pesantren yang selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai moral dan agama.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Predator Seksual di Ponpes Pati, Legislator PKB: Pelaku Harus Dihukum Berat
Indonesia
Bareskrim Bongkar Pabrik Oplos LPG 3 Kg di Klaten, Kerugian Negara Rp 6 Miliar
Bareskrim Polri menggerebek pabrik oplos LPG 3 kg di Klaten. Modus pelaku memindahkan gas subsidi ke tabung non-subsidi, kerugian negara capai Rp6 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Bareskrim Bongkar Pabrik Oplos LPG 3 Kg di Klaten, Kerugian Negara Rp 6 Miliar
Indonesia
6 Tahun tak Mudik, Ristuti Pulang ke Wonogiri dalam Keranda setelah Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
Ristuti Kustirahayu, 37, satu dari 15 korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam dimakamkan di kampung halamannya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
6 Tahun tak Mudik, Ristuti Pulang ke Wonogiri dalam Keranda setelah Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
Indonesia
Pastikan Stok Aman, Pertamina Patra Niaga Siapkan 9.614 Kiloliter Avtur di Jateng-DIY
Untuk di wilayah Jawa bagian tengah, terdapat dua lokasi embarkasi yakni Bandara Adi Soemarmo, Surakarta, dan Bandara Yogyakarta International Airport, Kulonprogo.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Pastikan Stok Aman, Pertamina Patra Niaga Siapkan 9.614 Kiloliter Avtur di Jateng-DIY
Bagikan