Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi

Pendaki ilegal Gunung Merapi diamankan polisi dan warga. (Dok Polsek Musuk Boyolali)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBANYAK tujuh orang pendaki ilegal Gunung Merapi diamankan polisi karena nekat mendaki Gunung Merapi berstatus siaga level III melalui wilayah Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jateng. Kapolsek Musuk, AKP Danang Wibakso membenarkan adanya pendaki ilegal Gunung Merapi berjumlah tujuh orang.

“Kami mendapati laporan sebanyak tujuh orang pendaki ilegal Gunung Merapi langsung diamankan. Penanganan langsung BTNGM (Balai Taman Nasional Gunung Merapi),” ujar Danang, Rabu (10/12).

Dia mengatakan satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.

“Mereka berasal dari berbagai daerah berbeda. Rombongan pendaki ini naik dan turun dari Gunung Bibi, atau lereng timur Gunung Merapi, di Dukuh Jelok, Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali,” kata dia

Baca juga:

Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada



Dia mengatakan pendaki ilegal tersebut pertama kali diketahui warga setempat yang hendak mencari rumput. “Jadi warga mendapati lima sepeda motor yang diparkir di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi di atas Dukuh Jelok, Desa Cluntang. Warga kemudian melapor tokoh masyarakat desa,” ucap dia.

Ia menjelaskan laporan temuan tersebut dilanjutkan ke pihak Balai Taman Nasional Gunung Merapi dan Polsek Musuk. Para petugas kemudian naik ke Jelok dan menunggui pemilik motor-motor tersebut. “Para pendaki itu baru turun pada Minggu malam. Naik ke atasnya kapan masih dilakukan pemeriksaan. Mereka sampai bawah sekitar Minggu pukul 21.00 WIB,” katanya.

Setelah sempat diinterogasi di Tikungan Cinta, Desa Cluntang, kata dia, tujuh pendaki itu kemudian dibawa ke Kantor Resort Pengelolaan Taman Nasional (PTN) Musuk-Cepogo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Muhammad Wahyudi, membenarkan adanya pendaki ilegal yang diketahui naik ke Gunung Merapi. "Mereka naik Gunung Merapi dari Dukuh Jelok, Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali," ujar Wahyudi.

Wahyudi menegaskan pendaki ilegal ini berasal dari berbagai daerah, antara lain Medan, Cilegon, Salatiga, Semarang, Sragen, dan Grobogan.

BTNGM saat ini juga masih mencari dua pendaki lain, berperan sebagai memandu dan mendapat bayaran dari 7 pendaki tersebut.

“Mereka ada yang memandu dua orang asal Kudus sedang kita cari. Saat tujuh orang diamankan, pemandunya ini tidak ikut turun,” tutupnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas





#Boyolali #Gunung Merapi #Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Indonesia
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya
Polri bersama-sama Garda Satya NKRI selalu siap untuk berkontribusi dan siap menghadapi berbagai macam ancaman tantangan yang bisa membahayakan bangsa dan NKRI.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya
Indonesia
7 Tokoh Jateng Diajukan Calon Pahlawan Nasional, Ada Nama Kakek Prabowo
pengusul Raden Mas Margono Djojohadikusumo berasal dari Seruan Eling Banyumasan, sebuah paguyuban masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan Banyumas.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
7 Tokoh Jateng Diajukan Calon Pahlawan Nasional, Ada Nama Kakek Prabowo
Indonesia
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat sedikitnya 14 dari 35 kabupaten/kota masuk kategori rawan kekeringan.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Indonesia
Nyasar di Jalur Banaran, Pendaki SMK 17 Tahun Ditemukan Tewas di Gunung Sumbing
Dude Kurniawan Pasha (17), pendaki Gunung Sumbing asal Colomadu, ditemukan meninggal setelah nyasar di jalur Banaran. Jenazah dimakamkan di Desa Gawanan, Colomadu.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
 Nyasar di Jalur Banaran, Pendaki SMK 17 Tahun Ditemukan Tewas di Gunung Sumbing
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Indonesia
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Siswa merasa badannya tidak enak pada Kamis sore dan berlanjut hingga Jumat pagi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Indonesia
Minyakita Bantuan Pemerintah di Wonogiri Bau Solar, Hasil Uji Lab Nyatakan tak Layak Konsumsi
Hasil uji laboratorium dari otoritas kompeten secara spesifik menunjukkan adanya cacat mutu yang fatal pada produk massal tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Minyakita Bantuan Pemerintah di Wonogiri Bau Solar, Hasil Uji Lab Nyatakan tak Layak Konsumsi
Indonesia
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Jaring nelayan sekali dapat ikan sapu-sapu harus dipotong dan jaring tidak bisa dipakai lagi dan harus diperbaiki.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Bagikan