Headline

Densus 88 Kembali Bekuk Pasutri Terduga Teroris di Sragen

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 16 Oktober 2019
 Densus 88 Kembali Bekuk Pasutri Terduga Teroris di Sragen

Tim Densus 88 Anti Teror - ANTARA/Mohammad Ayudha

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Densus 88 Antitetor membekuk pasutri terduga teroris di Dukuh Masaran Kulon RT 08 /RW 02, Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (16/10). Pasutri terduga teroris tersebut atas nama Abdul Aziz (25) dan Novi (24).

Ketua RT 08, Rusmanto, mengaku terduga teroris Aziz ditangkap usai membeli sparepart sepeda motor di kawasan Pasar Masaran, Sragen. Sedangkan Novi ditangkap di rumahnya.

Baca Juga:

Geledah Rumah Terduga Teroris, Densus 88 Temukan 9 Proyektil Hingga Laptop

"Penangkapan pasutri sekitar pukul 13.30 WIB. Densus langsung melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris. Saya diminta menjadi saksi oleh Densus," ujar Rusmanto di Sragen, Rabu, (16/10).

Lokasi pasutri terduga teroris dibekuk Densus 88 di Sragen, Jawa Tengah

Seorang warga melintas di lokasi penangkapan terduga teroris asal Saragen, Jawa Tengah, Rabu (16/10). (MP/Ismail)

Terduga teroris Aziz, lanjut dia, tercatat sebagai warga asli Sragen. Sedangkan Novi sebagai warga pendatang yang baru saja enam bulan tinggal di Sragen. Warga mengenal pasutri ini sebagai orang baik, meskipun tertutup dengan tetangga.

"Penggeledahan berlangsung sekitar satu jam. Saya hitung ada sembilan barang yang diamankan Densus," kata dia.

Barang diamankan Densus tersebut diantaranya panah beserta busurnya, buku seputar jihad, pisau panjangnya sekitar 60 cm dan pisau panjang sekitar 20 cm. Selain itu, mengamankan ijazah, gambar wajah target memanah, dua arloji, dan buku catatan penting.

"Keterlibatanya apa saya kurang tahu. Kami pasca kejadian ini akan lebih berhati-hati dalam mengawasi warga khusunya pendatang," kata dia.

Baca Juga:

Terduga Teroris yang Berafiliasi dengan JAD Dibekuk Densus 88

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan adanya penangkapan pasutri terduga teroris. Ia kurang mengetahui keterlibatan pasutri dan peranya apa.

"Polres Sragen hanya diminta membantu mengamankan saat penggeledahan. Densus langsung membawa pasutri beserta barang bukti ke Jakarta," pungkas Yimmy.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Lagi, Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Sukoharjo

#Teroris #Jaringan Teroris #Densus 88 #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Bagikan