Geledah Rumah Terduga Teroris, Densus 88 Temukan 9 Proyektil Hingga Laptop

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 16 Oktober 2019
 Geledah Rumah Terduga Teroris, Densus 88 Temukan 9 Proyektil Hingga Laptop

Indekos Jailani (35) di Dukuh Tegalharjo RT 02 /RW 05 , Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo yang digeledah Densus 88 Antitero, Selasa (15/10). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Densus 88 Antiteror menemukan buku, laptop, parang, dan pisau kecil saat melakukan penggeledahan di indekos yang ditempati terduga teroris Jailani (35) warga Bekasi, Jawa Barat.

Jailani ditangkap di indekos Dukuh Tegalharjo RT 02 /RW 05 , Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga:

Terduga Teroris yang Berafiliasi dengan JAD Dibekuk Densus 88

"Densus 88 di indekos yang ditempati Jailani menemukan barang yang diduga ada kaitannya dengan terorisme," ujar Ketua RT 02 Eri Pujianto di lokasi, Selasa (15/10).

Ilustrasi Densus 88 lakukan penggerebekan terhadap terduga teroris
Tim Densus 88 Anti Teror - ANTARA/Mohammad Ayudha

Ia mengaku diminta Densus 88 menjadi saksi dalam penggeledahan di indekos yang ditempati jailani. Semua barang dibawa ke Jakarta.

"Jailani di indekos tinggal bersama anak dan satu istri. Mereka warga pendatang yang baru dua bulan tinggal di indekos Dukuh Tegalharjo. Setahu saya selama tinggal di kampung tidak pernah bersosialisasi dengan warga," kata dia.

Ia mengungkapkan pekerjaanya Jailani di kampung antar jemput sekolah anak-anak. Sebagai ketua RT pernah mengajak Jailani rapat rutin dengan warga, tetapi tidak sekalipun hadir.

"Jailani ternyata sudah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) oleh Densus 88. Beberapa kali terlihat dipantau petugas," kata dia.

Baca Juga:

Densus 88 dan CTOC Periksa Dua Terduga Teroris yang Berbaiat ke Abu Bakar Al Baghdadi

Sementara itu, Ketua RT Heru Wiyono (50), mengatakan tempat kos milik Panut Rahardjo tersebut disewa oleh Suhada (28) asal Jawa Barat. Mereka menempati ruang tengah dari 3 kamar yang ada dengan anak dan istrinya.

"Inafis datang kesini sekitar bakda Ashar. Densus membawa dua ponsel dan proyektil 9 buah," jelasnya.

Menurut Heru, Suhada mulai menempati indekos tersebut sejak bulan Juli lalu. Pekerjaan seharian Suhada adalah penjual cilok keliling.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Wiranto Diserang, Densus 88 Turun Tangan

#Teroris #Jaringan Teroris #Densus 88 #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Penyidik kini menelusuri nomor telepon yang digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Indonesia
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan terpaksa harus dihentikan, karena adanya ancaman bom.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Bagikan