Lagi, Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Sukoharjo

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 15 Oktober 2019
 Lagi, Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Sukoharjo

Ilustrasi Densus 88 Antiteror (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (15/10).

Ketiga terduga teroris tersebut, yakni Abdul Karim (31) warga Brebes, Jawa Tengah. Abdul Karim ditangkap Densus 88 di indekos Dukuh Serongan RT 01 /RW 02, Dukuh Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga:

Puluhan Terduga Teroris Ditangkap Pasca Penusukan Wiranto

Kedua teroris atas nama Jailani (35) warga Bekasi, Jawa Barat. Jailani ditangkap di indekos Dukuh Tegalharjo RT 02 /RW 05 , Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Terakhir terduga teroris, Suhada (28) warga Subang, Jawa Barat ditangkap di Sukoharjo.

Kosan terduga teroris Jailani di Sukoharjo Jawa Tengah

Indekos Jailani (35) di Dukuh Tegalharjo RT 02 /RW 05 , Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo yang digeledah Densus 88 Antitero, Selasa (15/10). (MP/Ismail)

Kapolsek Gatak, AKP Yulianto membenarkan ada penangkapan tiga terduga teroris di dua lokasi berbeda di Sukoharjo. Densus 88 langsung melakukan penggeledahan tiga indekos masing-masing Dukuh Ngawen, Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo; Dukuh Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo; dan Dukuh Tegalharjo, Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

"Ya benar ada tiga indekos yang digeledah Densus 88 Antiteror. Kami hanya back up pengamanan saja," terang Yulianto.

Ketua RT setempat, Sri Widodo (49), terduga teroris Abdul Karim ditangkap Densus 88 pukul sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian indekos Karim digeledah Densus pukul 16.00 WIB.

"Polisi tidak menemukan benda mencurigakan. Penggeledahan berlangsung sekitar 45 menit," kata dia.

Baca Juga:

Terduga Teroris yang Berafiliasi dengan JAD Dibekuk Densus 88

Widodo menjelaskan Karim tinggal di indekosnya bersama istri dan empat orang anaknya sejak sekitar dua bulan lalu. Karim yang beralamat di Tambun Utara, Bekasi itu dikenal sebagai orang yang jarang bersosialisasi.

"Ya pengetahuan saya dia (Karim) bekerja berjualan es jeruk keliling," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Densus Tangkap Terduga Teroris di Indramayu, Ini yang Disita dari TKP

#Teroris #Jaringan Teroris #Densus 88
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Ada komunitas digital yang berkembang secara masif di media sosial dan berpotensi mendorong kekerasan ekstrem, khususnya pada anak-anak.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Indonesia
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Jumlah penangkapan tersangka terorisme tahun ini lebih rendah jika dibandingkan dengan 2023, yakni sebanyak 147 orang dan pada 2024 sebesar 55 orang.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Bagikan