Demokrat Pilih Koalisi yang Miliki Etika dalam Berpolitik
Herman Khaeron. Foto: Dok/Man
MerahPutih.com - DPP Partai Demokrat belum kembali menentukan sikap politik setelah hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan partainya akan lebih realistis dan memilih bergabung ke koalisi yang memiliki etika moral dalam berpolitik.
Baca Juga
Fraksi Partai Demokrat Minta Pemerintah Efektifkan Kebijakan APBN
“Demokrat lebih realistis lah lebih rasional gitu, bahwa untuk persoalan cawapres tentu sudah menjadi pembicaraan jauh lebih awal dimasing-masing koalisi,” kata Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).
“Oleh karenanya, lebih condong kepada idealisme dan kemudian komitmen moral etiknya mana yang lebih pas untuk partai Demokrat,” imbuhnya.
Baca Juga
Pengamat Ungkap Demokrat Beruntung Jika Berkoalisi dengan PDIP
Herman menyampaikan partainya akan melihat program-program politik yang dimiliki koalisi Ganjar maupun Prabowo sebelum memutuskan untuk bergabung.
“Kan Partai Demokrat memiliki idealisme dengan 14 program perubahan ya, nah yang mana tentu ini bisa diterima dan bisa dielaborasi dengan program yang sudah ada dalam koalisi yang sudah ada saat ini,” ujarnya.
Dikatakan Herman, Demokrat tidak akan lagi memaksakan kehendaknya untuk mengusung AHY sebagai bacawapres. Bahkan AHY tidak harus menjadi cawapres jika bergabung dengan koalisi lain.
“Tidak memaksakan, tidak ya. Kecuali kalau diminta untuk menjadi cawapres oleh koalisi ya mas AHY sangat siap,” pungkasnya. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin