Fahri Hamzah Yakin Demokrat akan Dukung Prabowo

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 12 September 2023
Fahri Hamzah Yakin Demokrat akan Dukung Prabowo

Fahri Hamzah berjalan usai mengikuti Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Demokrat kini tengah di persimpangan jalan pasca keluar dari koalisi pendukung Anies Baswedan.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah membeberkan peluang Partai Demokrat bersatu dengannya di Pemilu 2024 untuk mendukung Prabowo.

Baca Juga:

Fahri Hamzah Sudah Prediksi Setahun Lalu Koalisi Pengusung Anies Bubar

Fahri yakin, Demokrat akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pemilu 2024.

Menurut Fahri, sosok Prabowo sebagai capres yang diusung KIM, memiliki kedekatan dengan banyak tokoh politik.

"Feeling saya begitu," kata Fahri kepada awak media yang dikutip di Jakarta, Selasa (12/9).

Tak hanya memiliki kedekatan pribadi, kata Fahri Hamzah, Partai Gerindra juga pernah menjadi partai politik yang kritis saat kepemimpinan Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ketika menjadi Presiden RI.

"Saat SBY menjadi presiden, Prabowo menjadi penyeimbangan yang baik," jelas Fahri.

Mantan Wakil Ketua DPR ini menuturkan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk para tokoh ini bersatu.

Sehingga, persoalan di masa lalu seharusnya dilupakan untuk sama-sama membangun bangsa.

"Itu harapan kita. Supaya kita juga mengurangi konflik-konflik perasaan dan emosi yang menurut saya tidak penting," ujarnya.

Baca Juga:

Fahri Hamzah Nilai Kinerja Prabowo sebagai Menhan Bisa Rebut Suara Jokowi

Fahri yakin, siapapun yang menjadi pendamping Prabowo pasti membawa semangat rekonsiliasi.

"Itu yang saya bilang, siapa pun yang menjadi wakil Prabowo nanti sebaiknya adalah sosok yang mengikuti gagasan rekonsiliasi. Jadi bukan semata-mata perhitungan elektoral," pungkas mantan Politikus PKS ini.

Kini, Partai Demokrat memang tengah melakukan komunikasi dengan pihak Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. Menurut dia, Demokrat masih terus bekerja dan berkomunikasi dengan kedua belah pihak.

Menurutnya, sebagai partai pendatang baru ia berharap agar terbuka pintu dan dapat berkoalisi.

Herman mengungkapkan dalam waktu dekat juga akan mengadakan pertemuan antara kedua bakal calon presiden tersebut, tetapi ia enggan untuk mengatakan kepastian waktunya. (Knu)

Baca Juga:

Partai Gelora Berambisi Majukan Anis Matta dan Fahri Jadi Capres dan Cawapres 2024

#Fahri Hamzah #Partai Gelora #Partai Demokrat #Partai Gerindra #Prabowo Subianto #Susilo Bambang Yudhoyono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Indonesia
Prabowo Mendadak Kunjungi Warga Eks Bantaran Rel di Senen, Suasana Malam Jadi Haru
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengunjungi warga eks bantaran rel di Senen. Ia datang mendadak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Prabowo Mendadak Kunjungi Warga Eks Bantaran Rel di Senen, Suasana Malam Jadi Haru
Indonesia
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Pertamina memastikan infrastruktur B50 sudah siap. Distribusinya mencapai 73 ribu KL per hari.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Indonesia
Jelang Kedatangan Prabowo, Area Helipad hingga Ruang VVIP Muktamar Ke-35 NU Steril
Panitia Muktamar Ke-35 NU memperketat pengamanan VVIP menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto. Helipad, jalur kedatangan, dan ruang VVIP disterilkan.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Jelang Kedatangan Prabowo, Area Helipad hingga Ruang VVIP Muktamar Ke-35 NU Steril
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Bagikan