Merahputih.com - Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Disebutkan, penutupan ini agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Laran Orang Tua Kasih Nama Anak dari Karakter Fiksi dan Film Kartun
Informasi ini diunggah akun Facebook “Santrine Gus Baha” .
NARASI:
“HEBOH
PRABOWO: 800 BUMN AKAN DI TUTUP DI AKHIR TAHUN 2026 DEMI MBG?
karena banyak yang menjadi sarang / sumber korupsi sehingga dialihkan dananya untuk MBG"
FAKTA:
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “BUMN ditutup demi MBG” ke mesin pencari Google.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Hasilnya, tidak ada media kredibel dan laporan resmi yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “pengalihan dana penutupan BUMN untuk MBG” ke mesin pencari Google.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penutupan 700 hingga 800 BUMN yang merugi. Tujuannya adalah untuk mengurangi pemborosan anggaran negara yang selama ini digunakan untuk membiayai gaji dan fasilitas jajaran direksi yang tidak produktif.
Prabowo menegaskan penutupan beberapa BUMN tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan memperkuat tata kelola perusahaan.
KESIMPULAN:
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Penutupan 800 BUMN yang merugi dilakukan untuk efisiensi dan penghematan anggaran, bukan dialokasikan untuk membiayai program MBG.