Presiden Prabowo Kunjungi Posko Pengungsian Nagekeo NTT, Warga Apresiasi Respons Pemerintah

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Presiden Prabowo Kunjungi Posko Pengungsian Nagekeo NTT, Warga Apresiasi Respons Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto di NTT/ Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEHADIRAN Presiden Prabowo Subianto di Posko Pengungsian Lapangan Berdikari, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8), menjadi momentum bagi para pengungsi dan relawan untuk menyampaikan langsung kondisi serta harapan masyarakat setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.


Di tengah aktivitas penanganan bencana, mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) yang turun menjalankan misi kemanusiaan menilai respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak berlangsung cepat.


Angelo, mahasiswa Undana yang berada di Posko Lapangan Berdikari Nagekeo, mengatakan langkah penanganan terlihat dari pendirian sejumlah posko hingga ketersediaan kebutuhan bagi para pengungsi.


"Untuk penanganan dari pemerintah sendiri, seperti yang kami lihat, di sini pemerintah sudah cukup cepat mengambil tindakan. Seperti mendirikan posko bencana seperti ini," kata Angelo.

Baca juga:

Bantuan Beras ke Korban Gempa NTT Capai Rp 139 Miliar, Dapat 5 Kg Per Jiwa Untuk 14 Hari Tanggap Darurat



Menurut dia, posko penanganan tidak hanya terdapat di satu lokasi. Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat serta pengamatan selama berada di lapangan, sejumlah titik pengungsian juga telah disiapkan. "Sebelumnya, saya dengar-dengar dari warga katanya ada juga posko di salah satu tempat di dekat gereja. Lalu di masjid juga kami lihat ada beberapa posko yang dibangun. Seperti itu," ujarnya.


Angelo bersama mahasiswa lainnya telah berada di lokasi selama sekitar dua hari. Selama berada di Posko Lapangan Berdikari, dia melihat langsung distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Menurut Angelo, keterlibatan TNI, Polri, dan pemerintah daerah membuat kebutuhan dasar masyarakat di posko, terutama makanan dan air bersih, dapat terpenuhi.


"Jadi tanggapan kami setelah kami sampai langsung ke posko, kami melihat bahwa di sini pengungsinya sudah mendapatkan bantuan yang cukup dari TNI, Polri, maupun pemerintah setempat. Dengan begitu, para pengungsi di sini tidak kekurangan air bersih serta pasokan makanan," lanjutnya.



Dapur Umum Pasok Makanan untuk Warga


Dapur umum juga telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga. Para pengungsi memperoleh makanan mulai dari sarapan hingga makan malam. "Karena setelah kami sampai kurang lebih dua hari di sini, kami bisa melihat bahwa ada didirikannya dapur umum. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan makanan langsung untuk makan siang dan juga makan malam, serta sarapan juga disiapkan oleh TNI maupun Polri untuk masyarakat di sini," ujarnya.


Apresiasi terhadap upaya pemerintah dalam menangani kondisi pascabencana NTT ini juga disampaikan warga terdampak yang kini tinggal di tenda pengungsian. Salah satunya dari Arif, warga Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Arif kini tinggal di tenda pengungsian karena rumahnya sudah rata dengan tanah akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 kala itu.


"Kalau dari hari pertama, (sekarang) sudah dua minggu karena hari pertama mengungsi kita lari di atas gunung dulu, baru pindah ke sini. Setelah bangun posko ini, kita semua pindah ke sini," tuturnya.


Di tengah kehilangan tempat tinggal, Arif masih menyimpan rasa syukur. Seluruh anggota keluarganya selamat. Tidak ada korban jiwa dari keluarganya, meski rumah mereka mengalami kerusakan parah. Ia mengapresiasi bantuan pemerintah yang menurutnya cepat tiba setelah bencana.


"Bantuan pemerintah cepat. Alhamdulillah cepat, kalau di keluarga tidak ada semua dibawa tidak ada korban, kalau rumah hancur semua," kata Arif.


Selama berada di pengungsian, kebutuhan pangan para pengungsi juga masih terpenuhi. Makanan tersedia tiga kali sehari sehingga Arif dan keluarganya dapat bertahan di tengah kondisi yang belum memungkinkan mereka kembali ke rumah.


"Biar tidak seperti ini. Biar bisa kami tinggal, terus sekarang ini rumah tidak bisa ditempati. Makanan Alhamdulillah masih bisa kami makan, bertahan sampai sekarang, Pak. Kalau makanannya baik. Kami makan tiga kali toh," timpal istri Arif yang ada di sebelahnya.(Pon)

Baca juga:

Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini















#Presiden #Prabowo Subianto #NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
IWIP dan IMIP memiliki kapasitas listrik yang melampaui Singapura. Lalu, apa dampaknya bagi industri EV?
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meluncurkan program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Istana belum bahas putusan MK soal ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Hal itu diungkapkan Wamensesneg, Bambang Eko Suhariyanto.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Indonesia
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meluncurkan 11 proyek hilirisasi di IWIP Maluku Utara. Nantinya, ada ekspor perdana baterai EV.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Presiden Prabowo Subianto panggil 800 Pati TNI-Polri di Istana. Dudung menyebut pertemuan membahas keamanan dan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Indonesia
MK Bentar Lagi Bacakan Putusan Ijazah Gibran Pukul 20.00 WIB, Ini Reaksi Prabowo!
Mahkamah Konstitusi (MK) siap membacakan putusan gugatan keabsahan ijazah Wapres Gibran pukul 20.00 WIB. Kepala Bakom sebut Presiden Prabowo tak akan intervensi!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
MK Bentar Lagi Bacakan Putusan Ijazah Gibran Pukul 20.00 WIB, Ini Reaksi Prabowo!
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Bagikan