Atlet Spanyol Ini Keluar Gua Setelah 500 Hari Isolasi Diri

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 19 April 2023
Atlet Spanyol Ini Keluar Gua Setelah 500 Hari Isolasi Diri

Masuk ke dalam gua pada 20 November 2021. (Unsplash/Mark Olsen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERING kali ada orang-orang yang berani melakukan aksi ekstrem dengan mengatasnamakan riset. Contohnya bisa dilihat dari apa yang dilakukan seorang atlet perempuan asal Spanyol belum lama ini.

Pasalnya, perempuan paruh baya bernama Beatriz Flamini itu memutuskan untuk melakukan aksi isolasi diri selama 500 hari sendirian yang berarti ia sama sekali tidak ada kontak dengan manusia lainnya selama 16 bulanan.

Baca Juga:

Pentingnya Self-Esteem untuk Kesehatan Mental

gua
Kegiatan ini dilakukan di gua gelap dengan kedalaman 70 meter. (Unsplash/kiwi thompson)

Tak hanya aksinya yang ekstrem, lokasi yang dipilih untuk mengisolasi diri juga bisa dikatakan ekstrem. Karena kegiatan ini dilakukan di gua gelap dengan kedalaman 70 meter.

Aksi ini dilakukan Flamini dan sempat ia umumkan di media sosial pribadinya dengan alasan ia terlibat dalam penelitian yang mendalami bagaimana efek dari kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Sebelum sepenuhnya mengisolasikan dirinya, atlet berusia 50 tahun itu sempat mengunggah postingan video yang memperlihatkan bahwa sudah siap melakukan aksi ekstremnya sekaligus memberikan informasi terkait alasan di baliknya.

Kemudian pendaki gunung asal Madrid itu pun masuk ke dalam gua pada 20 November 2021 dan pada video itu, Flamini menyebut bahwa ia akan kembali menyapa para follower-nya lagi pada bulan April atau Mei 2023.

Menariknya, sebelum ia akhirnya masuk ke dalam kedalaman puluhan meter di gua area Spanyol bagian selatan itu, perempuan paruh baya itu menekankan bahwa ia tidak perlu tahu mengenai berita yang ada di luar alias ia tidak ingin update mengenai informasi apapun.

Baca Juga:

Manfaat Hujan bagi Kesehatan Mental, Sungguh Menakjubkan

gua
Dengan penelitian ini maka Flamini berhasil mengisolasi diri selama lebih dari 16 bulan (Instagram@Beatriz Flamini)

Sebagaimana dilansir dari Business Insider (15/4) selama proses penelitian ekstrem ini, Flamini turut didampingi oleh psikolog serta tim peneliti yang berada jauh di luar gua dan hanya bisa memantaunya melalui kamera serta rekaman saja tanpa ada kontak sama sekali dengan perempuan itu.

Tim peneliti mendapatkan rekaman video serta audio dari Flamini dengan cara ada tim khusus yang mengambilnya di titik tertentu. Saat tim mengambil rekamannya, mereka juga akan meninggalkan makanan serta barang-barang kebutuhan lainnya tapi satu hal yang wajib dilakukan oleh semua pihak adalah Flamini tidak bertemu atau berdialog dengan mereka sama sekali.

Memang pihak peneliti mengakui, selama proses riset isolasi diri ekstrem itu terdapat gangguan teknis dan demi memastikan masalah itu terselesaikan tanpa ia kontak dengan tim peneliti, Flamini langsung mengambil langkah isolasi diri di tenda. Setelah berhasil terpecahkan, Flamini langsung kembali ke gua untuk melanjutkan aksinya.

Pada pekan kemarin, tepatnya Jumat (14/4) ia akhirnya keluar dari kedalaman 70 meter dan disambut oleh tim peneliti serta awak media Spanyol. Kalimat pertama yang ia utarakan adalah ia ingin segera mandi, karena sudah selama belasan bulan ia tak mandi.

Menariknya ketika ditanya mengenai bagaimana pengalamannya, Flamini menambahkan bahwa dirinya terbilang menikmati kesendirian itu dengan dirinya yang mengisi keseharian melalui kegiatan membaca, merajut, hingga berolahraga dan cenderung tak ingin keluar dari gua. (aru)

Baca Juga:

Cara Mulai Berbicara Tentang Kesehatan Mental pada Remaja

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan