Kesehatan Mental

Manfaat Hujan bagi Kesehatan Mental, Sungguh Menakjubkan

P Suryo RP Suryo R - Senin, 22 Agustus 2022
Manfaat Hujan bagi Kesehatan Mental, Sungguh Menakjubkan

Hujan membuat tubuhmu secara tidak sadar menjadi rileks dan tenang. (Pexels/Kha Ruxury)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ORANG yang menyukai hujan disebut pluviophile. Ada berbagai alasan mereka menyukai saat-saat tetesan bening air turun dari langit. Entah karena suara tetesan air yang menenangkan, aroma hujan yang menyejukkan, atau suhu udara yang lebih adem.

Nah, di luar alasan-alasan pribadi itu, hujan punya manfaat untuk diri sendiri loh. Baik dari fisik maupun mental. Melansir Healthy Holistic Living, berikut ini adalah berbagai manfaat yang bisa kamu nikmati selagi ‘terjebak’ dalam hujan.

Baca Juga:

Berjalan Dua Menit Setelah Makan Bantu Kontrol Kadar Gula Darah

hujan
Hujan menjadi favorit banyak orang karena sifatnya yang memberikan ketenangan. (Pexels/Nur Andi Ravsanjani Gusma)

Menenangkan


Suara air seperti percikan hujan dianggap sebagai suara yang aman dan tidak membahayakan. Ini yang kemudian membuat tubuhmu secara tidak sadar menjadi rileks dan tenang. Beberapa orang bahkan sengaja memutar suara hujan melalui ponsel mereka agar memiliki kualitas tidur maksimum. Selain menenangkan, suara hujan berpotensi memblokir suara-suara bising lain yang mengganggu.


Polusi


Tetesan air yang jatuh ‘menangkap’ polusi dan zat-zat kotor di udara. Jika kamu tinggal di pedesaan atau tempat yang kualitas udaranya bersih, mungkin hal ini tidak akan terlalu terasa. Namun, bagi yang tinggal di ibukota dan kualitas udaranya buruk, kamu pasti akan sadar kalau udara di sekitar terasa lebih sejuk serta bersih ketika dihirup. Hujan menjadi lebih bermanfaat lagi bagi mereka yang sensitif dengan kualitas udara, seperti pengidap asma, orang tua, wanita hamil, dan balita.

Baca Juga:

Kenali Ciri, Gejala, Penularan, Pencegahan, dan Penanganan Cacar Monyet

hujan
Hujan bisa merangsang panca indera, seperti sensasi tetesan air di kulit, aroma petrichor yang dihirup, suara derasnya hujan, dan pemandangan guyuran air. (Pexels/Vien Dong)

Tenang


Ketika hujan turun, mayoritas orang akan segera meneduh atau bahkan berdiam diri di rumah sehingga suasana di lingkungan sekitar pun menjadi lebih tenang. Jika hujan turun gerimis atau tidak lebat, kamu bisa coba jalan-jalan singkat di sekitar rumahmu. Ini dapat membantu untuk menjernihkan pikiran ketika sedang merasa stres.

Redakan stres


PTSD atau post-traumatic stress disorder adalah gangguan stres yang muncul setelah seseorang melihat atau mengalami kejadian yang menyakitkan. Hujan bisa merangsang panca indera, seperti sensasi tetesan air di kulit, aroma petrichor yang dihirup, suara derasnya hujan, dan pemandangan guyuran air. Dampaknya, otak jadi lebih tenang serta menurunkan intensitas flashback ke hal-hal negatif. (mcl)

Baca Juga:

Bahayanya Obat Nyamuk Bakar bagi Kesehatan

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Lifestyle
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Beredar informasi yang menyebut minum sambil berdiri dapat memicu penyakit batu ginjal. Cek faktanya dari ahli.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 08 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Bagikan