Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati

(kiri) Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), dr Benjamin Paulus Octavianus atau dr. Benny saat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan). (foto: Merahputih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat kasus tuberkulosis (Tb) di Indonesia sudah lebih dari 1 juta kasus. Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb. Hal itu diungkap Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr Benjamin Paulus Octavianus atau dr Benny saat bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membahas penyakit Tb di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (13/11).

"Hari ini, kasus Tb diperkirakan ada 1.090.000. Penderita yang sampai hari ini sudah kita obati 700.000 sekian. Kita harapkan akhir tahun bisa mencapai 900.000," ujarnya.

Benny menyebut pihaknya senang jika ada temuan kasus Tb. Dengan begitu, pengidap Tb bisa langsung ditangani tim dokter di rumah sakit. Pasalnya, kalau kasus Tb tidak ditemukan, pihaknya tidak dapat mengobati. Fatalnya, itu bisa menyebabkan kematian.

"Jadi, dua tahun terakhir ini, kalau banyak kasus Tb ditemukan, itu bagus. Kalau ditemukan kan diobati, habis. Kalau enggak ditemukan, ya jumlahnya banyak, tiba-tiba meninggal di mana-mana," ucapnya.

Baca juga:

Cek Kesehatan Gratis juga Berlaku untuk Balita dan Anak, Bisa Periksa Tuberkulosis Hingga Talasemia


"Bayangkan kalau yang meninggal di atas 125.000. Mereka yang meninggal karena Tb lebih banyak daripada COVID-19, tapi kita enggak anggap karena penyakitnya kan slow, jalannya pelan-pelan," lanjutnya.

Ia bercerita kasus Tb ini sempat naik saat merebaknya kasus COVID-19 rentan waktu pada 2020-2022.

"Jadi, tahun 2020 ke 2021 kasus Tb naik dari 700.000 menjadi sekitar 800.000. Kenapa? Waktu itu pandemi, jadi orang banyak enggak berobat. Jadi kasusnya naik. Terus 2022, jumlah kasus Tb di Indonesia sekitar 850.000. Pengidap yang diobati dari 400.000 naik jadi sekitar 600.000," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

Kasus Tuberkulosis Capai Angka Tertinggi, Penyakit Menular Berbahaya Melebihi COVID-19



#Pramono Anung #Tuberkulosis #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Pramono mengungkapkan laju inflasi di Jakarta hingga saat ini masih terkendali dan terjaga dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Indonesia
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Pramono Anung menyatakan transportasi umum di Jakarta, termasuk Transjakarta, MRT, LRT, dan Mikrotrans, akan gratis bagi pencari kerja mulai 1 Januari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Indonesia
Ada 12.000 Lowongan Kerja di Jakarta, Pramono Minta Disabilitas Dapat Kesempatan Sama
Dalam pameran kerja ke-11 tersebut, dia menyebutkan terdapat 12.000 lowongan pekerjaan dari 100 perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Ada 12.000 Lowongan Kerja di Jakarta, Pramono Minta Disabilitas Dapat Kesempatan Sama
Indonesia
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Pertimbangkan Buka Rute Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mempertimbangkan rute baru Transjabodetabek. Hal itu disebabkan melonjaknya jumlah penumpang.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Pertimbangkan Buka Rute Baru
Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Berita Foto
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Bus Transjakarta melintasi jalur bebas hambatan di Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Indonesia
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Pemprov DKI menggelar modifikasi cuaca menjelang Jakarta Running Festival dan konser Ye.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Indonesia
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Konektivitas transportasi di Jakarta, lanjut Pramono, semakin baik setelah beberapa waktu lalu LRT rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Bagikan