SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo

Presiden Prabowo meninjau RS Kardiologi Emirate–Indonesia ke Pemkot Solo, Rabu (19/11). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUITH.COM - KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) belum menyerahkan aset pengelolaan RS Kardiologi Emirate–Indonesia ke Pemkot Solo. Hal itu dilakukan karena SDM dokter hingga lainnya di rumah sakit yang diresmikan Presiden Prabowo pada Rabu (19/11) itu belum memadai. Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan rumah sakit berteknologi tinggi yang baru diresmikan Presiden Prabowo Subianto itu sekarang masih berada di bawah operasional Kementerian Kesehatan melalui RS Dr Sardjito.

“Kami belum menerima serah terima aset RS Kardiologi Emirate–Indonesia. Statusnya masih dikelola Kemenkes,” kata dia.

Ia menyampaikan pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat. “Kami diberi waktu untuk menyiapkan dokter, tenaga medis yang siap hingga empat tahun mungkin baru diserahkan ke pemerintah kota,” katanya.

Pemkot Solo, kata dia, sangat bersyukur rumah sakit rujukan jantung berskala internasional itu akhirnya diresmikan pemerintah pusat pada Rabu (19/11). Ia berharap kehadiran fasilitas kesehatan tersebut membawa manfaat luas bagi masyarakat Solo dan daerah sekitarnya.

Baca juga:

Presiden Prabowo Resmikan RS KEI Solo, Tegaskan Reformasi Besar Layanan Kesehatan Nasional



“Alhamdulillah sudah beroperasi. Harapannya benar-benar manfaatnya bisa dirasakan warga Solo dan masyarakat lain dari berbagai daerah,” paparnya

Dia menjekaskan, selama empat tahun masa transisi, Pemkot Solo bakal menyusun roadmap lengkap untuk memenuhi seluruh kebutuhan tenaga medis dan nonmedis sebagai persiapan menuju pengelolaan mandiri. “Termasuk di dalamnya, penyediaan SDM dokter dan perawat yang memadai. Itu sedang kami kejar,” katanya.

Ia mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan tersebut, pemkot siap memfasilitasi warga Solo maupun daerah lain yang memiliki kemampuan dan minat menempuh pendidikan kedokteran. “Kami membuka peluang pemberian beasiswa kedokteran dengan syarat penerimanya bersedia mengabdi di RS Kardiologi setelah lulus,” katanya.

Ia menambahkan pemkot juga menyiapkan kolaborasi dengan Uni Emirat Arab untuk program pertukaran dokter serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. “Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan RS Kardiologi Emirate–Indonesia,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Presiden Prabowo Resmikan RS KEI, Sebut Buah Inisiatif Jokowi dan Hibah UEA












#Solo #RS Kardiologi Emirates-Indonesia #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
Jika dalam 90 hari tidak ditanggapi, ataupun tidak ada perubahan, maka kita anggap itu melawan hukum dan layangkan gugatan ke PTUN
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
Indonesia
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
SK tersebut menjadikan Tedjowulan sebagai pelaksana Keraton dalam revitalisasi hingga pemerintahan sementara pengelolaan Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
Indonesia
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan
Pengembalian tiket penumpang akan dilayani sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan
Indonesia
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
Wapres Gibran mengajak makan siang bersama dua raja kembar Keraton Surakarta, PB XIV Hangabehi dan PB XIV Purbaya, di warung sate kawasan Pasar Klewer
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
ASN Solo Mulai WFA, Walkot Respati Sebut Hemat Anggaran Operasional Kantor 29 Persen
WFA ini dilakukan hanya pada Rabu selama Januari. Nantinya, akan dilakukan evaluasi untuk melihat kekurangan dan dilakukan pembenahan.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
ASN Solo Mulai WFA, Walkot Respati Sebut Hemat Anggaran Operasional Kantor 29 Persen
Indonesia
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Kaesang mengatakan target nasional masih menunggu hasil rakorwil dari provinsi lain.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Indonesia
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
Selama periode tersebut, Bandara Adi Soemarmo telah melayani extra flight sebanyak 31 penerbangan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Bagikan