Kesehatan Mental

The Everyday Escape, 15 Menit Bergerak untuk Tingkatkan Suasana Hati

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
The Everyday Escape, 15 Menit Bergerak untuk Tingkatkan Suasana Hati

Natasha Rothwell selaku Everyday Escape Concierge, mengajak masyarakat untuk melakukan Everyday Escape.(foto; dok ASICS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — TAK perlu ikut wellness retreat yang lagi tren untuk menaikkan suasana hati dan menjaga kesehatan mental kamu. Bergerak ringan selama 15 menit sehari saja sudah cukup untuk mencapai tujuan tersebut.

Riset global ASICS, The Everyday Escape Quantitative Survey, mengungkap orang Indonesia rata-rata menempuh jarak 2.029 km dan menghabiskan lebih dari Rp 5,2 juta untuk mengikuti wellness retreat. Namun, hampir tiga perempat (74 persen) malah mengaku pengalaman tersebut tidak memenuhi semua ekspektasi, sedangkan 41 persen lainnya merasakan manfaatnya langsung hilang setelah pulang ke rumah. Bagi sebagian orang, pengalaman tersebut justru menambah tingkat stres, dengan 42 persen menyebut biaya sebagai penyebab tekanan dan 29 persen mengatakan perjalanan jauh menjadi pemicu stres.

Sebaliknya, uji coba Everyday Escape yang dilakukan ASICS bersama Dr Brendon Stubbs dari King’s College London menunjukkan hanya dengan 15 menit 9 detik gerakan sederhana setiap hari, partisipan mengalami peningkatan suasana hati 21 persen lebih tinggi jika dibandingkan ikut wellness retreat. Bahkan, 71 persen peserta menyebut gerakan harian lebih efektif mengurangi stres, 65 persen merasa lebih bersemangat, dan 73 persen merasakan manfaat kesehatan mental yang lebih tahan lama.

Dengan mengacu pada temuan itu, menyabut Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun ini, ASICS bersama Natasha Rothwell, seorang aktris, penulis, sekaligus pendukung gaya hidup sehat, yang ditunjuk sebagai Everyday Escape Concierge, mengajak masyarakat untuk melakukan Everyday Escape, sebuah momen singkat berupa 15 menit gerakan sederhana yang terbukti lebih efektif meningkatkan suasana hati ketimbang liburan yang mahal dan memakan waktu.

Baca juga:

ASICS Gel Cumulus 16 Pop Up Experience 'Rest Area' buat Anak Muda Melepas Penat


?President Director ASICS Indonesia Sota Fukushima mengatakan bergerak memiliki dampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental. Itulah mengapa ia menyarankan semua orang untuk melakukan Everyday Escape, aktivitas fisik sederhana selama 15 menit untuk membawa tubuh dan pikiran ke tempat yang lebih bahagia.

“Di ASICS, kami selalu menjunjung tinggi kekuatan gerakan, sekecil apa pun, untuk membantu orang merasa lebih baik seperti Desk Break yang telah kami kampanyekan sejak tahun lalu. Inilah alasan kami didirikan dan mengapa kami disebut ASICS, sebuah akronim dari bahasa Latin anima sana in corpore sano atau a sound mind, a sound body yang berarti pikiran yang sehat dalam tubuh yang sehat,” kata Fukushima dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.?


Senada, peneliti bidang olahraga dan kesehatan Mental King’s College London Dr Brendon Stubbs mengungkapkan betapa luar biasa melihat dampak 15 menit gerakan terhadap kesehatan mental. Uji coba Everyday Escape, menurutnya, menunjukkan aktivitas fisik singkat dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres lebih efektif ketimbang wellness retreat. Stubbs menyoroti semua peserta mengatakan mereka akan terus melakukan sesi gerakan singkat di masa depan dan 81 persen mengatakan mereka kini lebih memprioritaskan bergerak untuk kesejahteraan mereka ketimbang mengikuti wellness retreat lagi.

“Seminggu liburan mungkin memberikan manfaat jangka pendek, tetapi olahraga memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.(dwi)

Baca juga:

Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Atlet Hyrox Minta Maaf karena Tetap Lanjut Berlomba setelah Buang Air Besar di Celana
Ia mengaku seharusnya ia mengambil keputusan berbeda dan keluar dari perlombaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
 Atlet Hyrox Minta Maaf karena Tetap Lanjut Berlomba setelah Buang Air Besar di Celana
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Fun
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Konten Maudy Ayunda tentang mindfulness dan berita buruk menuai perdebatan. Lantas, apa sebenarnya arti mindfulness dan bagaimana menerapkannya?
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Berita Foto
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Warga berlari di lintasan jogging Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 08 September 2026
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Bagikan