AHY Berharap Anies Semakin Dekat ke Demokrat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 07 Oktober 2022
AHY Berharap Anies Semakin Dekat ke Demokrat

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kantor DPP Demokrat, Jumat (7/10) pagi.

Gubernur Anies Baswedan mengatakan, dirinya melakukan penjajakan ke partai politik (parpol), meskipun telah dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) dari Partai NasDem dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Ini bukan awalan baru, ini awalan baik. Kelanjutannya arah kemajuan Indonesia yang lebih baik ke depan. Kita semua sedang dalam penjajakan, NasDem, Demokrat, nanti juga dengan PKS," ujar Anies.

Baca Juga:

Baru Terungkap, Anies Pernah Ditawari Capres Dua Kali di Pemilu 2019

Dalam penjajakan ini, kata Anies, bisa menentukan pelabuhan partai yang tepat, guna bisa solid ke depannya untuk kontestasi pemilu.

"Percakapan ini semua menjadi tanggung jawab kita semua, membuat Indonesia yang lebih baik, amanat yang sebaik-baiknya," lanjut Anies.

Sementara itu, menurut AHY, pertemuan dengan Anies merupakan bagian tak terpisahkan dari ikhtiar Partai Demokrat mewujudkan perubahan dan perbaikan bangsa.

"Tadi kami berdua berdiskusi banyak hal. Persahabatan ini sudah berlangsung sejak lama, dari kami berdua belum jadi politisi. Saya masih aktif perwira militer, dan beliau sebagai tokoh intelektual akademisi yang sudah banyak bahas isu kebangsaan," ucap AHY.

“Setelah itu, takdir menemukan kami di pilgub. Itulah indahnya persahabatan kami, tidak retak. Beberapa kali kami bertatap muka dalam berbagai kesempatan, kami tentu membangun semangat yang kuat untuk membawa perubahan dan perbaikan," paparnya.

AHY berharap kedatangan Anies akan semakin mendekatkannya dengan keluarga besar Partai Demokrat.

"Beliau sendiri mengikuti Konvensi capres Partai Demokrat pada 2013-2014 lalu," kenang AHY.

Baca Juga:

Anies Bertemu AHY, PKB Singgung PT 20 Persen

Putra sulung mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyampaikan bahwa Indonesia terlalu besar untuk hanya dipikirkan oleh satu atau dua tokoh saja.

"Ini pekerjaan lintas generasi, lintas kepemimpinan. Segala yang baik kita lanjutkan, tapi kalau yang harus diperbaiki ya harus diperbaiki," ucap AHY.

"Bukankah itu semangat dari keberlanjutan dan perubahan, continuity and change. Mas Anies memiliki visi dan spirit yang sama, tidak heran jika chemistry yang terjadi semakin kuat, karena kami dipertemukan dengan visi, misi, prinsip dan etika yang sama untuk memajukan bangsa ke depan," pungkas AHY. (Asp)

Baca Juga:

AHY soal Pertemuan dengan Anies: Kita Ingin Indonesia Semakin Maju

#Anies Baswedan #Agus Harimurti Yudhoyono #Partai Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Parpol Wajib Tahu, Catat Titik-Titik Steril Atribut Politik di Jakarta!
Satpol PP masih menunggu proses sosialisasi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta ke parpol-parpol sebelum melakukan penertiban.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Parpol Wajib Tahu, Catat Titik-Titik Steril Atribut Politik di Jakarta!
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
Aturan Baru, Pemasangan Atribut Parpol di Ruang Publik Jakarta Maksimal 6 Hari
Aturan baru ini ahir dari fenomena maraknya pemasangan atribut parpol yang mengganggu estetika kota dan berpotensi membahayakan pengguna jalan di Jakarta.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Aturan Baru, Pemasangan Atribut Parpol di Ruang Publik Jakarta Maksimal 6 Hari
Indonesia
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
Gerakan Rakyat harus mengurus surat domisili tiap-tiap kantor partai, menetapkan kuota perempuan sebanyak 30 persen
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
Indonesia
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Hanya 53,3 persen publik percaya partai politik bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara 39,3 persen menyatakan tak percaya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Berita
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengaku tidak peduli jika ia dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Bagikan