Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Update COVID-19 Solo: Positif Bertambah 2, PDP Meninggal 15 Orang

Zulfikar Sy - Rabu, 22 April 2020

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mencatat sebanyak dua orang terkonfirmasi terpapar COVID-19, Selasa (21/4). Dengan demikian, total pasien COVID-19 di Solo sebanyak 12 orang dari sebelumnya hanya 10 orang.

"Hari ini ada tambahan dua pasien terpapar COVID-19 di Solo. Pasien baru positif corona merupakan warga dari Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, dan Kelurahan Stabelan, Kecamatan Banjarsari," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani saat dihubungi merahputih.com.

Baca Juga:

DPR Desak Larangan Mudik Disertai Penegakan Hukum

Ahyani mengatakan, 12 pasien terpapar COVID-19 di Solo dengan perincian delapan orang dirawat di rumah sakit, dua orang sembuh, dan dua orang meninggal dunia.

Dua pasien baru positif corona, kata dia, saat ini sedang dilakukan tracing untuk mengetahui dari mana mereka terpapar COVID-19. Data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, dua pasien COVID-19 baru ini usianya masih muda.

"Yang kami heran kedua pasien baru ini usianya masih muda. Perlu dicari tahu apakah tertular dari orang tuanya atau habis berpergian dari zona merah corona," kata dia.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani. (MP/ismail)
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani. (MP/ismail)

Melihat data perkembangan jumlah pasien positif corona di Solo yang terus bertambah, Pemkot Solo akan menyiapkan langkah tegas guna menekan penularan COVID-19. Hasil evaluasi penerapan physical distancing belum sepenuhnya dilakukan baik oleh masyarakat.

"Kami ingatkan lagi warga untuk tertib berlakukan physical distancing. Kalau tidak bisa lebih parah penularan COVID-19 Solo," kata dia.

Baca Juga:

Pemda DIY Siapkan Dana Rp246 Miliar Untuk Penanganan Darurat Corona

Ahyani menambahkan, data pasien dalam pengawasan (PDP) di Solo sebanyak 85 orang dengan perincian, 15 oramg meninggal, 51 orang sembuh, dan 19 orang dirawat. Kemudian terkait data orang dalam pengawassan (ODP) ada sebanyak 422 orang.

"Data ODP tesebut yang masuk rawat inap lima orang, rawat jalan 77 orang, dan selesai pemantauan 340 orang," kata dia. (Ism)

Baca Juga:

PBNU Tegaskan Pandemi Corona Jangan Dijadikan Alasan Gugurkan Puasa

Baca Artikel Asli