Statistik Lengkap Argentina vs Swiss: 666 Operan Menjadi Kunci Kemenangan Mutlak La Albiceleste

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
Statistik Lengkap Argentina vs Swiss: 666 Operan Menjadi Kunci Kemenangan Mutlak La Albiceleste

Arentina (FIFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Keunggulan telak skuad Albiceleste 3-1 saat Argentina vs Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 tak hanya ada di papan skor. Berdasarkan rujukan data yang dirilis FIFA, Argentina juga unggul telak secara statistik serta efisiensi serangan menjadi kunci utama perolehan poin penuh ini.

Dominasi permainan armada putih-langit biru terlihat jelas melalui penguasaan bola sejak menit pertama bergulir. Lini tengah tim mampu mendikte tempo permainan, memaksa Swiss lebih banyak bertahan di area sendiri.

Baca juga:

Hasil Argentina vs Swiss Piala Dunia 2026: Julian Alvarez dan Lautaro Martinez Singkirkan 10 Pemain Rossocrociati

Statistik Argentina vs Swiss

Dominasi Agresivitas Serangan Albiceleste

Lini depan Argentina menunjukkan intensitas serangan luar biasa sepanjang 90 menit laga berjalan. Aliran bola pendek dari kaki ke kaki berhasil membongkar pertahanan rapat Swiss.

Komparasi daya serang kedua tim memperlihatkan jurang pemisah cukup lebar.

Rincian data statistik sektor menyerang serta tembakan di laga Argentina vs Swiss:

  • Penguasaan Bola: Argentina menguasai 53 persen aliran bola, Swiss 39 persen, sisa 8 persen area perebutan.

  • Total Koleksi Gol: Skuad Argentina mencetak 3 gol, sedangkan Swiss hanya membalas 1 gol.

  • Asistensi Pembuatan Gol: Pemain Argentina melepaskan 2 umpan matang menjadi gol, berbanding 1 asistensi milik Swiss.

  • Total Percobaan Tembakan: Barisan penyerang Argentina melepaskan 22 tembakan, sementara skuad Swiss mengemas 11 percobaan.

  • Tembakan Tepat Sasaran: Skuad Albiceleste mencatatkan 7 tembakan on target, sedangkan tim lawan membuat 5 tembakan akurat.

  • Tembakan Melenceng Gawang: Sebanyak 11 tendangan pemain Argentina tidak menemui sasaran, berbanding 3 tembakan off target Swiss.

  • Serangan Area Penalti: Argentina melepaskan 11 tembakan dari dalam kotak penalti, setara dengan jumlah 11 tembakan area luar kotak penalti.

  • Serangan Area Swiss: Skuad Swiss membuat 5 tembakan dari dalam kotak penalti, serta 6 tendangan jarak jauh.

Aliran Distribusi Bola dan Kedisplinan Lapangan

Keberhasilan taktik menekan Swiss juga ditopang oleh akurasi operan barisan gelandang kreatif tim Amerika Selatan ini.

Aliran bola mengalir lancar dari lini belakang menuju sepertiga akhir pertahanan lawan melalui umpan-umpan pendek akurat.

Kondisi tersebut memaksa barisan bertahan Swiss melakukan banyak pelanggaran keras demi menghentikan pergerakan lawan.

Berikut komparasi data distribusi bola serta tingkat kedisiplinan kedua tim nasional:

  • Total Jumlah Operan: Penggawa Argentina melepaskan 666 operan, berbanding 461 umpan milik pemain Swiss.

  • Operan Sukses Selesai: Aliran operan sukses Argentina mencapai 593 umpan, sementara Swiss mencatatkan 388 operan akurat.

  • Umpan Silang Udara: Pemain Swiss lebih rajin melepaskan 11 crosses, sedangkan skuad Argentina hanya membuat 3 umpan silang.

  • Eksekusi Bola Mati: Argentina memperoleh 8 sepak pojok serta 21 tendangan bebas akibat pelanggaran lawan.

  • Eksekusi Corner Swiss: Skuad Swiss memenangi 2 sepak pojok dan mendapat 17 hadiah tendangan bebas.

  • Pelanggaran Lapangan Pertandingan: Pemain Swiss melakukan 18 kali pelanggaran keras, sementara skuad Argentina membuat 14 pelanggaran.

  • Hukuman Kartu Wasit: Penggawa Argentina menerima 3 kartu kuning, sedangkan pemain Swiss mendapat 1 kartu kuning.

  • Catatan Posisi Offside: Lini serang Argentina terperangkap 4 kali posisi offsides, berbanding 3 kali milik lini depan Swiss.

Baca juga:

Penunjukan Wasit Argentina Tuai Sorotan, Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps Pilih Fokus Vs Maroko

Kemenangan meyakinkan ini membawa dampak positif bagi posisi peringkat global serta mentalitas bertanding skuad Argentina menuju babak berikutnya.

Sebaliknya, evaluasi besar menanti tim kepelatihan Swiss guna memperbaiki efisiensi konversi peluang serta kerapatan lini pertahanan.

#FIFA #Argentina #Timnas Argentina #Piala Dunia #Piala Dunia 2026
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Timnas India awalnya terdaftar sebagai peserta FIFA ASEAN Cup 2026, tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Olahraga
Bola ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Rp 53 Miliar, Disebut masih Jauh dari Perkiraan
Bola tersebut terjual seharga Rp 53 miliar di Heritage Auctions, Amerika Serikat, pada Sabtu (22/8).
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
 Bola ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Rp 53 Miliar, Disebut masih Jauh dari Perkiraan
Olahraga
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Kerusuhan adu jotos yang terjadi pasca-final Piala Dunia 2026 yang melibatkan sejumlah anggota skuad Timnas Argentina akhirnya berujung vonis berat.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Olahraga
Gianni Infantino Makin Tertekan, Giliran Israel Tarik Dukungan
Israel menjadi negara terbaru yang menarik dukungan terhadap rencana Infantino maju untuk periode keempat sebagai orang nomor satu FIFA.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Gianni Infantino Makin Tertekan, Giliran Israel Tarik Dukungan
Olahraga
Presiden AFC Balik Serang Qatar, Tegaskan Kritik ke Infantino Sesuai Mandat
Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa, menolak tudingan Asosiasi Sepak Bola Qatar (QFA).
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Presiden AFC Balik Serang Qatar, Tegaskan Kritik ke Infantino Sesuai Mandat
Olahraga
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, meninggalkan jabatannya kurang dari tiga pekan setelah melontarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Olahraga
Bangladesh Berpeluang Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Bakal Hadapi Indonesia, Malaysia, dan Singapura
Bangladesh telah mendapat undangan FIFA untuk menggantikan India yang mundur karena lebih memilih beruji coba dengan Timnas Brasil Brasil.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Bangladesh Berpeluang Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Bakal Hadapi Indonesia, Malaysia, dan Singapura
Olahraga
Lawan Timnas Indonesia, India Punya Alasan Kuat Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Yakin Tidak Dikenai Denda
India merupakan undangan, yang kemudian masuk ke Grup A Divisi 1 (Premier Division) FIFA ASEAN Cup 2026 bersama tuan rumah Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Frengky Aruan - Kamis, 13 Agustus 2026
Lawan Timnas Indonesia, India Punya Alasan Kuat Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Yakin Tidak Dikenai Denda
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Olahraga
Bobotoh Boleh Ikut Bernapas Lega, Registration Ban dari FIFA untuk Persib Resmi Dicabut
Dengan demikian, Persib bisa menampilkan komposisi terbaiknya di kompetisi 2026/2027.
Frengky Aruan - Rabu, 12 Agustus 2026
Bobotoh Boleh Ikut Bernapas Lega, Registration Ban dari FIFA untuk Persib Resmi Dicabut
Bagikan