UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 30 September 2025
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo

Pemerintah UEA menyerahkan hibah RS Kardiologi Emirates-Indonesia ke Pemkot Solo, Senin (29/9). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) resmi menghibahkan bangunan Strategis Bidang Kesehatan berupa RS Kardiologi Emirates-Indonesia ke Pemkot Solo, Senin (29/9).

RS Kardiologi dibangun menggunakan dana hibah UEA nilai mencapai Rp 417,3 miliar atau setara USD 25 juta saat pemerintahan Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka.

Serah terima hibah ini ditandai dengan penandatanganan oleh H.E. Abdulla Salem Obaid Aldhaheri, Duta Besar UEA untuk Republik Indonesia selaku pemberi hibah, dan dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, selaku penerima hibah.

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan dana hibah UEA ini mencakup pembangunan gedung rumah sakit serta pengadaan peralatan medis modern berstandar internasional.

“Ini menjadikan RS KEI salah satu fasilitas kardiologi paling lengkap di kawasan Asia Tenggara,” kata dia.

Ia menegaskan bahwa kehadiran RS KEI bukan hanya menjadi pusat rujukan kardiologi berskala internasional, tetapi juga simbol meningkatnya kualitas layanan kesehatan bagi warga Solo dan sekitarnya.

Baca juga:

Sampah Solo Capai 350 Ton Per Hari, Pemkot Bagikan Motor Sampah Hibah UEA Era Walkot Gibran

“Fasilitas ini akan mengurangi beban rujukan keluar kota, mempercepat layanan darurat jantung, sekaligus meneguhkan posisi Solo sebagai kota dengan pelayanan kesehatan unggulan,” katanya.

Untuk pengelolaan RS ini, kata dia, Pemkot Solo berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dan seluruh mitra strategis dalam mendukung operasional rumah sakit tersebut.

“Dukungan mencakup penyediaan infrastruktur pendukung, akses transportasi, hingga fasilitasi integrasi dengan layanan kesehatan primer di tingkat kelurahan,” papar dia

Dia menjelaskan RS KEI berdiri megah di kawasan Solo Technopark dengan kapasitas layanan darurat, rawat jalan, rawat inap VIP dan President Suite, ICU, Cathlab, serta pusat riset kardiovaskular.

Kemudian didukung peralatan medis mutakhir seperti Hybrid Cathlab, CT Scan, dan MRI, RS KEI diharapkan menjadi Center of Excellence yang berkontribusi pada tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Ia menambahkan RS KEI direncanakan beroperasi pada tanggal 6 Oktober 2025.

“Kami percaya, rumah sakit ini akan membawa manfaat besar bagi warga Solo, Jawa Tengah, bahkan Indonesia secara keseluruhan.” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#UEA #Rumah Sakit #Kota Solo #RS Kardiologi Emirates-Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
"Yang di PPPK, saya mendapatkan laporan sebenarnya sudah lebih tinggi daripada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, kecuali di Rumah Sakit Pondok Indah,"
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
Berita Foto
Momen Kunjungan Resmi ke UEA, Presiden Prabowo Subianto Mendarat di Abu Dhabi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya tiba di Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 26 Februari 2026
Momen Kunjungan Resmi ke UEA, Presiden Prabowo Subianto Mendarat di Abu Dhabi
Indonesia
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Pemerintah menerbitkan aturan larangan rumah sakit yang menolak pasien BPJS nonaktif. Aturan tersebut sudah ditetapkan sejak Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Indonesia
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyesalkan adanya penolakan pasien BPJS PBI yang dilakukan rumah sakit.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Indonesia
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Kendala utama di Indonesia bukan pada kualitas dokter, melainkan pada ekosistem layanan yang mencakup transparansi biaya dan efisiensi birokrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Indonesia
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Ninik menuntut agar standar kelayakan lingkungan rumah sakit tetap terjaga meski dalam kondisi pascabencana
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan