Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Tiongkok Laporkan Enam Kasus Baru COVID-19, Satu Transmisi Lokal

Zulfikar Sy - Senin, 08 Juni 2020

MerahPutih.com - Tiongkok pada Minggu (7/6) kembali melaporkan enam kasus baru COVID-19 dan lima kasus orang tanpa gejala (OTG).

Lima dari kasus baru, yang terdeteksi pada Sabtu (6/6) malam, merupakan tambahan tiga kasus dibandingkan sehari sebelumnya. Laporan terakhir itu melibatkan pendatang dari luar negeri. Demikian menurut Komisi Kesehatan Nasional (NHC) melalui situsnya.

Baca Juga:

COVID-19 di AS Capai 1.678.843 Kasus, Angka Kematian Hampir 100 Ribu

Satu kasus transmisi lokal ditemukan di selatan Provinsi Hainan.

NHC juga mengonfirmasi lima kasus baru OTG, yakni mereka yang terinfeksi virus corona tetapi tidak menunjukkan gejala, dibanding dua kasus sehari sebelumnya.

Seorang anggota staf menguji sampel vaksin COVID-19 nonaktif di sebuah laboratorium milik Sinovac Biotech Ltd., yang berada di Beijing, China, 11 April 2020. China telah menyetujui dua kandidat vaksin COVID-19 nonaktif untuk uji klinis. Dua kandidat vaksin tersebut dikembangkan oleh Institut Produk Biologi Wuhan di bawah China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Research and Development Co.Ltd, sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Yuwei/pras.
Seorang anggota staf menguji sampel vaksin COVID-19 nonaktif di sebuah laboratorium milik Sinovac Biotech Ltd., yang berada di Beijing, China, 11 April 2020. China telah menyetujui dua kandidat vaksin COVID-19 nonaktif untuk uji klinis. Dua kandidat vaksin tersebut dikembangkan oleh Institut Produk Biologi Wuhan di bawah China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Research and Development Co.Ltd, sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Yuwei/pras.

Hingga kini, jumlah infeksi di Tiongkok, tempat laporan virus corona pertama kali muncul pada akhir tahun lalu, mencapai 83.036. Sementara itu, jumlah kematian masih berjumlah 4.634. (*)

Baca Juga:

Washington DC Mulai Rusuh, Pentagon Kirim Ribuan Tentara ke Ibu Kota AS

Baca Artikel Asli