Merahputihcom - Periode 31 Juli hingga 3 Agustus 2026 cuaca di wilayah Indonesia umumnya akan didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan.
Meski begitu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi kenaikan intensitas hujan sedang di beberapa daerah, mulai dari Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Papua Pegunungan.
Baca juga:
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Wilayah Berstatus Siaga dan Potensi Angin Kencang
Meskipun sebagian besar wilayah Indoensia sudah memasuki kemarau, beberapa daerah tetap perlu mengencangkan sabuk pengaman menghadapi cuaca ekstrem:
-
Status Siaga (Potensi Hujan Lebat – Sangat Lebat): Aceh, Sumatra Barat, dan Bengkulu.
-
Potensi Angin Kencang: Meliputi sebagian besar Sumatra (Aceh, Babel, Bengkulu, Lampung), Pulau Jawa (Banten, Jabar, Jateng, Jatim), Bali-Nusa Tenggara (NTB, NTT), Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kalsel), Sulawesi (Sulut, Gorontalo, Sulsel, Sulteng), Maluku Raya, hingga kawasan Papua (Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan).
Panduan dan Imbauan BMKG Hadapi Musim Kemarau
Udara yang kian kering dan terik matahari yang menyengat menuntut perhatian ekstra dari masyarakat. BMKG membagikan beberapa langkah antisipasi penting:
1. Perlindungan Diri dari Cuaca Panas
-
Gunakan tabir surya (sunscreen) saat beraktivitas di luar ruangan untuk menangkal paparan sinar UV langsung.
-
Pastikan asupan air putih harian terpenuhi agar terhindar dari dehidrasi dan kelelahan mendadak.
2. Cegah Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)
-
Hindari Membakar Sembarangan: Jangan pernah membuka lahan atau membersihkan sampah dengan cara dibakar, terutama di area sensitif seperti lahan gambut, semak belukar, dan kawasan hutan kering.
-
Laporkan Titik Api: Segera beri tahu pihak berwenang jika menemukan indikasi munculnya hotspot atau titik api di lingkungan sekitar.
-
Bijak Menggunakan Air: Mulai hemat konsumsi air bersih mengingat potensi kekeringan mulai meluas.
Baca juga:
El Nino 2026 Menuju Level Sangat Kuat, DPR Ingatkan BMKG Segera Bersiap
3. Tetap Waspada Potensi Hujan Badai Lokal
Meski kemarau mendominasi, hujan deras berdurasi singkat yang disertai kilat dan angin kencang masih bisa terjadi secara mendadak.
-
Waspadai risiko pohon tumbang, baliho roboh, genangan air, hingga sambaran petir.
-
Hindari berteduh di bawah pohon rindang, papan reklame, atau bangunan yang strukturnya kurang kokoh saat hujan badai melanda.


