31 Tahun Beroperasi, 'Niu An Cong' Kini Hadir di Indonesia

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 13 November 2024
31 Tahun Beroperasi, 'Niu An Cong' Kini Hadir di Indonesia

Produk kesehatan Niu An Cong hadir di Indonesia. (Foto: Dok/Jimon Grup)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Negeri Tiongkok memiliki banyak rempah pengobatan untuk kesehatan. Selama 31 tahun beroperasi, Grup Jimon konsisten menawariskan budaya pengobatan tradisional Tiongkok.

Kini, Grup Jimon berupaya memperkenalkan konsep dan produk kesehatan berbasis tanaman Tiongkok kepada konsumen global.

Demi mewujudkan hal tersebut dan menghidupkan kembali daya tarik serta vitalitas pengobatan tradisional di kancah dunia, Grup Jimon meluncurkan merek kesehatan internasional, 'Niu An Cong'.

“Indonesia bukan hanya merupakan pasar utama bagi perusahaan, tetapi juga mitra strategis dalam memperkenalkan pengobatan tradisional Tiongkok ke tingkat internasional. Dengan adanya inisiatif “bahwa nasib umat manusia saling terkait”, pengobatan tradisional Tiongkok semakin mendapatkan pengakuan luas di seluruh dunia berkat daya tarik dan nilai uniknya,” ucap Direktur Jimon Group, Niu Li Wei dalam keterangan resminya.

Baca juga:

Tak Perlu Lagi Beli Obat Sakit Kepala, Sembuhkan Migran Pakai Cara Ini

'Niu An Cong' melalui alur produk "membersihkan, menyesuaikan, memperbaiki, memelihara, merawat", menciptakan beberapa jenis produk, termasuk obat-obatan, suplemen kesehatan, produk yang menggabungkan obat dan makanan, serta barang-barang kesehatan rumah tangga, yang dapat memenuhi beragam kebutuhan kesehatan dan pemeliharaan kesehatan dari berbagai kalangan.

Lebih lanjut, Niu An Cong tidak hanya bertujuan untuk menciptakan merek kesehatan internasional yang terkenal, tetapi juga untuk membangun platform bisnis bagi pengusaha Indonesia guna bertukar informasi, berbagi sumber daya, dan bekerja sama dalam mencapai keuntungan bersama.

Baca juga:

Nubia Resmi Rilis Focus Pro 5G di Indonesia, Ponsel untuk Pencinta Fotografi

Melalui upaya ini, Grup Jimon akan meningkatkan investasi dalam riset dan pengembangan, mendorong inovasi produk, mengoptimalkan manajemen rantai pasokan untuk menjaga kualitas dan stabilitas produk, serta memperkuat pembangunan merek guna memperluas pengaruh internasional.

“Kehadiran Jinmu Group telah memberikan semangat baru bagi pasar penjualan langsung di Indonesia, seperti angin segar,” pungkas Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia Andrew A. Susanto. (Far)

#Pengobatan Tradisional #Tiongkok #Obat
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Indonesia
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Menurutnya, pembiaran terhadap peredaran obat ini akan berdampak buruk pada kesehatan serta stabilitas ekonomi masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2026
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Dunia
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Sistem kesehatan Gaza lumpuh akibat agresi Israel. Ribuan pasien menghadapi krisis medis.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Indonesia
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Kondisi ini menuntut penanganan komprehensif dari pemerintah agar produk domestik bisa berjaya di pasar global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Januari 2026
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Indonesia
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Pedagang mendukung penuh, hanya 5% kios yang belum lunas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Indonesia
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Perumda Pasar Jaya membantah kenaikan harga sewa, klaim tarif sudah dikaji dan di bawah nilai pasar.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 November 2025
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Indonesia
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Saat ini, jumlah industri obat Indonesia mencapai 272 yang memiliki pabrik. Sedangkan perusahaan besar farmasi jumlahnya 3.009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Agustus 2025
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Indonesia
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
TNI akan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memproduksi obat-obatan dalam jumlah besar.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 Juli 2025
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Prabowo menekankan pentingnya kerjasama antar negara, seperti yang dilakukan Indonesia dan Tiongkok.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Juni 2025
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Bagikan