Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap

Toko kosmetik di Ciracas ketahuan jual obat terlarang. Foto: Unsplash/freestocks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah diminta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan obat bagi masyarakat tetap terjaga. Langkah ini merespons potensi lonjakan harga obat akibat pelemahan nilai tukar rupiah dan ketidakpastian geopolitik global.

Baca juga:

SPPG yang ‘Dikuasai’ Dadan Hindayana Diduga Terima Insentif Miliaran Rupiah

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelumnya mengonfirmasi potensi kenaikan harga obat tersebut. Penyebab utamanya berasal dari tingginya ketergantungan industri farmasi Indonesia terhadap bahan baku impor.

Perhatian utama harus tertuju pada perlindungan masyarakat, terutama pasien ketergantungan obat rutin, agar tidak menjadi pihak paling terdampak akibat gejolak ekonomi dan konflik global,

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher

Urgensi Kemandirian Farmasi Nasional

Kondisi rentan ini menunjukkan tantangan serius pada ketahanan farmasi nasional. Netty menilai situasi tersebut harus menjadi momentum mempercepat kemandirian industri obat dalam negeri. Ketergantungan besar pada pasokan luar negeri membuat sistem kesehatan nasional rapuh terhadap fluktuasi mata uang asing dan gangguan rantai pasok global.

Politisi Fraksi PKS tersebut mengapresiasi langkah mitigasi BPOM dan pemerintah. Strategi tersebut meliputi diversifikasi pemasok bahan baku, optimalisasi produksi domestik, penguatan pengawasan, hingga percepatan akses obat. Namun, seluruh kebijakan wajib bermuara pada perlindungan konsumen kesehatan.

Pasien hipertensi, diabetes, jantung, kanker, maupun penyakit kronis membutuhkan obat setiap hari. Stabilitas harga dan ketersediaan obat wajib menjadi prioritas utama,

tegas Netty.

Pengawasan Harga dan Dukungan Riset

Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian. Ketahanan kesehatan tangguh tidak hanya bertumpu pada fasilitas rumah sakit dan tenaga medis, melainkan juga kemandirian penyediaan obat strategis.

Baca juga:

Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar

Selain itu, pemerintah harus melakukan pemantauan berkala terhadap harga obat di pasar guna mencegah lonjakan harga sepihak. Pemantauan ketat memastikan setiap penyesuaian harga berjalan terukur serta proporsional tanpa mengganggu akses masyarakat terhadap obat esensial. Kesehatan merupakan hak dasar warga negara wajib lindungan negara.

Negara harus hadir memastikan masyarakat tetap mendapatkan obat aman, tersedia, dan terjangkau. Kondisi global tidak boleh mengurangi hak rakyat memperoleh layanan kesehatan layak,

pungkasnya.

#Obat #DPR #DPR RI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
Dwi Astarini - 2 jam, 36 menit lalu
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia
Politikus PDIP Ingin Mekanisme Pengawasan di RUU Kepolisian Diperkuat
Institusi kepolisian harus terlindungi dari intervensi politik maupun pengaruh kelompok oligarki.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Politikus PDIP Ingin Mekanisme Pengawasan di RUU Kepolisian Diperkuat
Indonesia
DPR Gelar Rapat dengan BI dan Pemerintah, Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
DPR RI menggelar rapat bersama BI dan Pemerintah. Pertemuan itu membahas perkembangan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Gelar Rapat dengan BI dan Pemerintah, Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Indonesia
DPR Dukung Imunisasi Syarat SPMB, tetapi Hak Pendidikan Anak Harus Tetap Dijamin
Anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly (Amure) menanggapi kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang mewajibkan calon peserta didik melampirkan sertifikasi imunisasi lengkap dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang PAUD dan SD.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
DPR Dukung Imunisasi Syarat SPMB, tetapi Hak Pendidikan Anak Harus Tetap Dijamin
Indonesia
Harga MinyaKita bakal Naik, DPR Ingatkan Sanksi Tegas bagi Penimbun dan Permainan Distribusi
Penaikan HET harus diikuti langkah pengawasan yang ketat agar tidak dimanfaatkan oknum untuk menimbun barang atau memainkan distribusi demi meraup keuntungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Juni 2026
Harga MinyaKita bakal Naik, DPR Ingatkan Sanksi Tegas bagi Penimbun dan Permainan Distribusi
Indonesia
Pergantian Kepala BGN Harus Jadi Jalan Perbaikan Program Makan Bergisi Gratis
Pergantian Dadan Hindayana dengan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, dinilai sebagai hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto dalam mengevaluasi para pembantunya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Pergantian Kepala BGN Harus Jadi Jalan Perbaikan Program Makan Bergisi Gratis
Berita Foto
Rapat Paripurna DPR Setujui RUU P2SK Menjadi UU P2SK
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan pendapat akhir ke Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 04 Juni 2026
Rapat Paripurna DPR Setujui RUU P2SK Menjadi UU P2SK
Indonesia
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Cucun menegaskan otoritas keuangan wajib menyikapi pergerakan nilai tukar mata uang secara tepat dan cepat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Indonesia
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Indonesia
Mardani Ali Sera Tuntut Pemerintah Jemput Bola ke Pengungsian Kemayoran Buntut Kebakaran Pasar Jiung
Penanganan korban kebakaran Kemayoran wajib mencakup pemulihan fisik serta mental secara terintegrasi melalui posko pelayanan satu pintu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Mardani Ali Sera Tuntut Pemerintah Jemput Bola ke Pengungsian Kemayoran Buntut Kebakaran Pasar Jiung
Bagikan