Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit di Jakarta Terus Alami Lonjakan

Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Mei 2021

Merahputih.com - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi di 106 rumah sakit rujukan di DKI Jakarta mengalami kenaikan sebesar 3% setelah libur Lebaran 2021.

Per hari ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, mencatat BOR tempat tidur isolasi di Jakarta mencapai angka 29% di mana jumlah tempat tidur isolasi yang tersedia sebanyak 6.654 unit dengan dan telah digunakan pasien isolasi sebanyak 1.917 orang.

Baca Juga

MPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Terkait RS Rujukan COVID-19 Penuh

Tingkat keterisian ini naik 3% dibandingkan sepekan sebelumnya, yakni 16 Mei dengan angka BOR sebesar 26% di mana jumlah tempat tidur isolasi yang ada saat itu sebanyak 6.626 unit dan pasien isolasi sebanyak 1.735 orang. Berbeda dengan tempat tidur ICU yang justru mengalami penurunan angka BOR-nya.

"Per hari ini, angka BOR tempat tidur ICU di Jakarta adalah 31% dengan jumlah tempat tidur yang tersedia sebanyak 1.017 unit dan telah terpakai oleh sebanyak 314 pasien ICU," ujar Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, Rabu (26/5).

Penampakan hotel Patra Jasa Jakarta serta menjadikan Rumah Sakit Pertamina Jakarta (RSPJ) sebagai Rumah sakit khusus rujukan pasien Covid-19. - Istimewa / Pertamina
Penampakan hotel Patra Jasa Jakarta serta menjadikan Rumah Sakit Pertamina Jakarta (RSPJ) sebagai Rumah sakit khusus rujukan pasien Covid-19. - Istimewa / Pertamina

Angka BOR ini turun 3% dibandingkan pada 16 Mei yang lalu. Di mana BOR tempat tidur ICU berada di angka 34%. Pada saat itu, jumlah tempat tidur ICU yang tersedia sebanyak 1.007 unit dan yang telah dipakai oleh pasien ICU sebanyak 339 unit.

Meskipun demikian, angka BOR saat ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan angka BOR tempat tidur isolasi dan ICU di Jakarta pada awal Mei 2021 lalu.

Angka BOR ICU justru menunjukkan grafik yang menurun, yakni 41% pada 2 Mei, lalu turun menjadi 34% pada 9 Mei dan 16 Mei dan akhirnya kembali turun pada hari ini, menjadi 31%.

Baca Juga

Diresmikan Anies, RS UKRIDA Jadi RS Rujukan COVID-19

Berbeda dengan BOR tempat tidur isolasi yang awal Mei hingga pertengahan Mei 2021 menunjukkan angka menurun, yakni 36% pada 2 Mei, lalu turun 30% pada 9 Mei dan turun kembali menjadi 26% pada 16 Mei. Namun, angka ini mulai kembali merangkak naik hingga saat ini berada di angka 29%.

Kenaikan ini tidak terlepas dari tingginya mobilitas warga pada Lebaran dan mudik Lebaran 2021 sehingga sekarang sudah muncul kasus COVID-19 dari klaster Lebaran dan mudik. (Knu)

Baca Artikel Asli