Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran

Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026

Merahputih.com - Hasil survei terbaru Nusantara Riset Indonesia (NRI) menempatkan Partai Gerindra sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi mencapai 27,25 persen, mengungguli Partai Golkar (15,67 persen) dan PDI Perjuangan (15,17 persen).

Lonjakan elektoral ini berkaitan erat dengan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Korelasi Kinerja Pemerintah dan Efek Elektoral

Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup, mengungkapkan bahwa sebanyak 80,17 persen responden merasa sangat puas terhadap kinerja duet kepemimpinan nasional saat ini. Angka tersebut menciptakan legitimasi politik kuat yang secara langsung memengaruhi preferensi pemilih di lapangan.

Dominasi Partai Gerindra konsisten pada berbagai indikator, mulai dari tingkat kesukaan hingga popularitas yang stabil di angka 27 persen.

"Tingginya elektabilitas tersebut tidak bisa dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai sangat memuaskan oleh mayoritas responden," kata Deni Yusup dikutip Antara, Rabu (6/5).

Faktor Ketahanan Energi dan Program Strategis

Variabel ketahanan energi muncul sebagai faktor paling dominan dalam membentuk kepuasan publik dengan kontribusi sebesar 19,17 persen.

Selain isu energi, beberapa program strategis pemerintah turut memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis mencatatkan pengaruh sebesar 18,33 persen, disusul faktor kepemimpinan presiden (17,92 persen), penegakan hukum (16,67 persen), serta ketahanan pangan (15,42 persen).

"Angka ini menunjukkan kuatnya legitimasi politik pemerintah yang turut berdampak pada preferensi elektoral masyarakat," ujar Deni.

Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling.

Dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,9 persen, riset ini mencatat sebaran suara partai lain seperti NasDem (5,92 persen), PKB (5,50 persen), PKS (5,25 persen), Demokrat (5,17 persen), PAN (5,08 persen), PSI (2,00 persen), dan PPP (1,00 persen). Sebanyak 9,97 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan.

Baca Artikel Asli