Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026

Siswa SD menyantap menu program MBG. (Foto: Merahputih/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Publik dikejutkan oleh temuan dugaan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam makalah ilmiah pengajuan nominasi Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dokumen itu ramai dibicarakan warganet sejak Rabu (5/8) dini hari. Karya ilmiah yang mencatut nama Presiden RI Prabowo Subianto itu diterpa isu miring terkait dugaan penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses penyusunannya.

Baca juga:

Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Ajukan MBG Masuk Nominasi Nobel

Makalah Ilmiah 69 Halaman Usung MBG Masuk Nominasi Nobel

Makalah setebal 69 halaman itu berjudul: "Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by The National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia's Economic Growth".

Dokumen diunggah ke platform Social Science Research Network (SSRN) pada 31 Maret 2026. Namun, dokumen itu menuai sejumlah sorotan. Mulai dari diduga dibuat menggunakan AI, pencatutan nama para penulis, hingga menjadi menjadi target investigasi pemerintah.

Kejanggalan AI Terlihat Sejak Bagian Awal Paper

Dugaan penggunaan AI dalam makalah itu mengemuka setelah publik menemukan indikasi kuat berupa prompt AI yang disinyalir lupa dihapus dan masih tertinggal di dalam badan dokumen. Kejanggalan memang sudah terlihat sejak bagian awal.

Awalnya, indikasi penggunaan AI terlihat pada halaman kedua, terdapat visualisasi penuh warna yang diduga hasil generatif AI. Di halaman ketujuh, muncul tabel tanpa suntingan yang juga diindikasikan buatan sistem pintar.

Baca juga:

Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu

Bukti paling gamblang muncul di bawah tabel, dengan frasa “One-Sentence Nobel Interpretation (optional, very strong)”, sisa prompt AI yang lupa dihapus di makalah final yang diunggah.

Pemerintah Investigasi Keabsahan Karya Ilmiah

Pemerintah Indonesia pun langsung bergerak cepat menyelidiki makalah ilmiah yang diklaim diajukan untuk nominasi Nobel Peace Prize 2026 itu.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, membenarkan adanya investigasi mendalam terkait keabsahan karya ilmiah, serta pencatutan nama Presiden Prabowo sebagai co-author bersama sejumlah akademisi dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

“Sedang diinvestigasi,” kata Qodari, saat dikonfirmasi media, di Kantor Bakom RI, Gambir, Jakarta Pusat.

Baca juga:

Kabakom M Qodari Berharap Prabowo Lebih Sering Gunakan Teks saat Pidato Kenegaraan

Investigasi pemerintah kini diarahkan untuk mengungkap dalang utama di balik penerbitan makalah, motif pencatutan nama Presiden, serta penggunaan nama kampus dan akademisi tanpa izin resmi. (*)

#Hadiah Nobel #Makan Bergizi Gratis #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Olahraga
Penuh Unsur Angka 8. Garudayaksa Pinang Azizu Milanesta dan Tristan 2 Bakat Muda Eks Dewa United
Garudayaksa FC resmi boyong dua wonderkid Azizu Milanesta dan Tristan Raissa Ibrahim dengan fakta unik penuh unsur angka 8 yang bikin penasaran!
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Penuh Unsur Angka 8. Garudayaksa Pinang Azizu Milanesta dan Tristan 2 Bakat Muda Eks Dewa United
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Danantara Mulai Kaji Pendanaan LRT Jakarta, Integrasi MRT dan Transjakarta Disiapkan
Danantara kini mulai mengkaji pendanaan LRT Jakarta. Integrasi dengan MRT dan Transjakarta sudah masuk pembahasan.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Danantara Mulai Kaji Pendanaan LRT Jakarta, Integrasi MRT dan Transjakarta Disiapkan
Indonesia
Men-HAM Pigai Bongkar Sosok 'Pakar' Eks Menteri yang Disentil Prabowo, Ini Ciri-Cirinya!
Kritik Presiden Prabowo ditujukan kepada untuk oknum 'pakar' eks Menteri merangkap buzzer dan partisan politik, bukan ilmuwan murni. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Men-HAM Pigai Bongkar Sosok 'Pakar' Eks Menteri yang Disentil Prabowo, Ini Ciri-Cirinya!
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
Prabowo Minta Pendidikan hingga PTN Gratis, Mendiktisaintek Kaji Skema Pembiayaan
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta pendidikan hingga PTN digratiskan. Mendiktisaintek pun mulai mengkaji skema biayanya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Prabowo Minta Pendidikan hingga PTN Gratis, Mendiktisaintek Kaji Skema Pembiayaan
Olahraga
Indonesia Koleksi 5 Medali di Hari Pertama Asian Games 2026, Masih Tunggu Emas
Indonesia mengoleksi lima emas di hari pertama Asian Games 2026. Emas menjadi target berikutnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Indonesia Koleksi 5 Medali di Hari Pertama Asian Games 2026, Masih Tunggu Emas
Indonesia
DPR Dukung Prabowo Gratiskan Pendidikan dari SD hingga PTN, Harus Dibarengi Pemenuhan Gizi Anak
Anggota Komisi X DPR RI Elnino M Husein Mohi mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan biaya pendidikan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
DPR Dukung Prabowo Gratiskan Pendidikan dari SD hingga PTN, Harus Dibarengi Pemenuhan Gizi Anak
Bagikan