MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberhentikan karyawan SPPG Dlingo, Bantul, berinisial GP yang mengejek korban keracunan MBG di Karo, Sumatera Utara.
Kami menyayangkan adanya pernyataan tersebut. Setelah dilakukan penanganan sesuai ketentuan, yang bersangkutan telah diberhentikan.
kata Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, Senin (21/9)
Keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga standar perilaku, etika, dan profesionalitas seluruh jajaran dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ini menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran bahwa bekerja dalam Program MBG tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki etika, empati, sensitivitas dan tanggung jawab dalam berkomunikasi,” ujarnya.
Baca juga:
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
BGN Yogyakarta Kecam Tindakan Karyawan SPPG Bantul
Menurut Gagat, setiap kejadian yang berkaitan dengan keamanan pangan harus menjadi perhatian bersama.
Ketika terdapat masyarakat atau penerima manfaat yang diduga terdampak, seluruh jajaran harus mengedepankan rasa kemanusiaan, empati, serta sikap saling menghormati, bukan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan candaan ataupun olok-olok.
Gagat juga menegaskan, bahwa kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bersama, bukan sekadar persoalan terhadap individu.
Baca juga:
Selain itu, Gagat juga mengingatkan seluruh jajaran SPPG untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial maupun menyampaikan pernyataan di ruang publik. Setiap pernyataan yang disampaikan oleh personel SPPG dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap penyelenggaraan Program MBG secara keseluruhan.
Jangan sampai persoalan yang seharusnya menjadi pembelajaran bersama justru dikomentari dengan cara yang tidak tepat. Empati dan saling menghormati harus menjadi bagian dari budaya kerja kita.
tambah Gagat
Sebelumnya, unggahan berupa video yang memperlihatkan seorang pria mengejek korban keracunan makan bergizi gratis (MBG) yang mengalami hilang ingatan di Karo, Sumatera Utara, ramai di medis sosial (Medsos).
Pembuat video ternyata karyawan SPPG di Dlingo Bantul.
“Keji dan nirhati! Di saat ratusan siswa di Berastagi terbaring sakit akibat keracunan MBG oknum pegawai BGN bernama GP malah bikin konten video makan ayam goreng yang diduga kuat mengejek Febiona Purba, siswi yang sempat kejang hingga hilang ingatan,” kata akun Instagram @reset.feeds. (knu)