BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam lalu
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari

Arsip - Kepala BGN Sudaryono. (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMBENAHAN tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam 100 hari terakhir membuahkan hasil. Tercatat kebijakan itu telah menghasilkan efisiensi anggaran negara sebesar Rp 44 triliun. Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pembenahan besar-besaran ini bertujuan memastikan anggaran program prioritas pemerintah digunakan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, bukan terserap oleh pengeluaran operasional yang tidak efisien.

"Jadi total yang kami efisiensi dari uang rakyat dalam waktu 100 hari ini totalnya mencapai Rp 44 triliun," ungkap Sudaryono dalam acara Transformasi MBG 2.0 yang digelar di Jakarta, Kamis (29/10).

Ia menegaskan efisiensi tersebut bukan akhir dari proses pembenahan. BGN masih menyisir penggunaan anggaran dan menindaklanjuti temuan lembaga pemeriksa serta pengawas keuangan negara.

"Apakah kami hentikan? Kami terus sisir. Terakhir kami temukan kemarin beberapa temuan BPK, kemudian rekomendasi BPKP," tegasnya.

Baca juga:

Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG


Selain melakukan efisiensi, Sudaryono mengungkapkan BGN juga telah mengembalikan sekitar Rp 160 miliar ke kas negara sebagai tindak lanjut atas temuan pemeriksaan penggunaan anggaran. Ia menekankan setiap rupiah yang dikelola BGN merupakan uang rakyat yang harus digunakan secara bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Jadi setiap rupiah ini uang rakyat yang harus bisa dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya," terangnya.

Pembenahan anggaran juga menyasar biaya operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), salah satu komponen pengeluaran dalam pelaksanaan program MBG.

Sudaryono mengungkapkan ia telah menandatangani aturan baru yang membatasi biaya operasional dapur SPPG maksimal Rp 3.000 per porsi. Dengan kebijakan ini, biaya operasional tidak lagi dapat melampaui batas yang telah ditetapkan melalui mekanisme penggantian biaya (at cost).

Kebijakan tersebut diproyeksikan menghasilkan tambahan penghematan anggaran sekitar Rp 3 triliun hingga akhir tahun.(Asp)


Baca juga:

Pimpinan Badan Gizi Nasional Dirombak, DPR Ingatkan Jangan Main-Main dengan Anggaran Jumbo Makan Gratis

#Kepala BGN #Badan Gizi Nasional #Makan Bergizi Gratis #Sudaryono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - 2 jam lalu
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Bagikan