DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 2 menit lalu
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG

Siswa SMK 1 Jakarta Santap Makan Bergizi Gratis (MBG) Perdana Tahun 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DEWAN Ekonomi Nasional (DEN) menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdampak baik di dunia pendidikan. Menurut DEN, siswa jadi semangat belajar di sekolah setelah menyantap MBG.

Hal itu diketahui berdasarkan kajian yang dilakukan pemerintah. Dalam kajian tersebut, DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.

Perbedaan paling mencolok terlihat pada kelompok penerima dari desil 1, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Anggota DEN Mochammad Firman Hidayat mengatakan kajian tersebut dilakukan dengan memanfaatkan modul khusus dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), yang dikembangkan DEN bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah lembaga lain sejak tahun lalu.

Baca juga:

Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur


Temuan ini, lanjutnya, menjadi bukti positif bahwa kehadiran MBG dapat meningkatkan motivasi belajar serta partisipasi aktif siswa di sekolah. "Jadi, ketika seorang anak nonpenerima MBG, dia akan sering absen. Sementara itu, kalau penerima MBG, dia akan relatif tidak absen ke sekolah. Dan berkurangnya absen ini semakin tinggi seiring dengan intensitas penerimaan MBG di sekolahnya," ujar Firman, dikutip Rabu (21/10).

Lebih lanjut ia mengatakan kajian tersebut juga menemukan korelasi positif antara semangat belajar siswa dan kualitas menu MBG yang disajikan.

Firman menjelaskan 95 persen penerima MBG merasa lebih bersemangat belajar ketika kualitas menu yang disajikan dinilai baik. Sebaliknya, semangat belajar mereka cenderung menurun ketika kualitas menu tidak sesuai dengan harapan.

Oleh karena itu, DEN merekomendasikan kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah terus memperhatikan kualitas menu MBG guna mendukung semangat belajar siswa di sekolah. "Tadi kami sampaikan (kepada Presiden), kualitas menu MBG perlu diperhatikan karena ini berkorelasi dengan rasa lapar dan semangat belajar anak di sekolah," tambah dia.

Pada kesempatan yang sama, DEN juga menyoroti distribusi penerima MBG yang hingga September 2026 masih relatif terkonsentrasi di wilayah perkotaan jika dibandingkan dengan wilayah perdesaan. Selain itu, proporsi penerima manfaat masih didominasi siswa dari kelompok ekonomi mampu.

Oleh karena itu, DEN menyarankan agar penyaluran MBG diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, siswa di perdesaan, serta masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa untuk hadir di sekolah dan melanjutkan pendidikan.

"Karena sekali lagi, tadi studi kita menunjukkan bagaimana program ini sebenarnya mampu menurunkan absensi siswa ke sekolah dan meningkatkan semangat belajar dan mengurangi rasa lapar mereka di sekolah," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun

#Dewan Ekonomi Nasional #Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - 2 jam, 2 menit lalu
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Indonesia
Prabowo Setuju Kajian DEN, Luhut Soroti Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Luhut Binsar Pandjaitan menyebut unsur kerugian negara berpotensi menghambat aksi korporasi. DEN mengusulkan penyesuaian definisi korupsi dengan mengacu pada UNCAC.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Setuju Kajian DEN, Luhut Soroti Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Indonesia
Luhut Soroti Frasa Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi, Ini yang Dipersoalkan
Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti unsur kerugian negara dalam kasus korupsi. DEN mengkaji definisi korupsi dengan mengacu pada UNCAC.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Luhut Soroti Frasa Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi, Ini yang Dipersoalkan
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
IDN menilai pemerintahan Prabowo-Gibran berada di jalur yang benar setelah dua tahun, tetapi menekankan perlunya evaluasi dampak MBG, Sekolah Rakyat, dan KDMP.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Bagikan