Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 30 menit lalu
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG

Dapur SPPG Purwodiningratan, Jebres, satu-satunya yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) di Solo. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Gizi Nasional (BGN) mempersilakan masyarakat mengecek langsung proses masak dalam menyajikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pelibatan masyarakat diharapkan dapat memperbaiki tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas menu yang disajikan kepada penerima manfaat.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan instansinya membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru. Ia mempersilakan masyarakat memberikan catatan dan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG untuk ditindaklanjuti secara serius.

"Karena MBG sekarang ini ingin melibatkan publik seluas-seluasnya. Kami ingin diawasi siapa pun seluas-luasnya. Dapur bisa dilihat, dapur bisa dicek orangtua siswa, oleh posyandu, oleh guru, oleh kepala sekolah, dan sebagainya," kata Sudaryono, Kamis (29/10).

Menurut Sudaryono, penguatan pengawasan merupakan salah satu prioritas BGN sejak ia mulai memimpin lembaga tersebut pada 22 Juli 2026. Pengawasan masyarakat tidak hanya mencakup SPPG dan operasionalnya, tetapi juga menu MBG yang disajikan kepada penerima manfaat. Sebagai contoh, beberapa hari setelah dilantik, Sudaryono mengatakan BGN langsung meluncurkan platform Radar MBG. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memantau menu MBG pada hari berjalan, penerima manfaat, kepala dapur yang bertanggung jawab, serta kandungan gizi menu.

Baca juga:

Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis



Selain itu, BGN juga memperkuat pengawasan melalui dua langkah, yakni menyediakan saluran pengaduan (hotline) bagi masyarakat dan mengintegrasikan kamera pengawas (closed-circuit television/CCTV) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di SPPG. Melalui pelibatan publik, Sudaryono menegaskan komitmen BGN untuk terus melakukan perbaikan serta menindaklanjuti setiap laporan dan masukan masyarakat.

"Manakala keterlibatan publik ini kita buka seluas-luasnya, kami akan follow up dan kami perbaiki," jelas dia.

Selain melibatkan masyarakat, BGN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan kepala daerah beserta perangkatnya turut mengawasi pemenuhan standar pelaksanaan program MBG.

"Jadi nanti kepala daerah itu sidak semua dapur di standarnya. Dari standar dapurnya dan kapasitas dapurnya, itu semua dinilai," kata Sudaryono.

Dalam pengawasan berbasis teknologi, BGN juga terus memperluas pemasangan CCTV untuk memastikan proses memasak dan penyajian MBG berjalan sesuai standar. Sejauh ini, CCTV telah terpasang di 70 SPPG. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan hingga menjangkau 300 SPPG dan seterusnya. BGN pun menargetkan pemasangan CCTV yang terhubung dengan kantor pusat BGN di 5.000–10.000 SPPG hingga akhir tahun ini.

Melalui sistem tersebut, BGN dapat mendeteksi praktik pengolahan makanan yang tidak sesuai dengan standar kebersihan, seperti meletakkan bahan makanan di lantai atau tidak menggunakan sarung tangan saat mengolah makanan. Dengan demikian, potensi pelanggaran dapat diidentifikasi dan dicegah sebelum bahan makanan diolah menjadi hidangan yang disajikan kepada penerima manfaat MBG.

"Maka yang kami lakukan, kami ingin CCTV yang gambarnya dinikmati si pemilik dapur itu, kemudian bisa kami nikmati dengan cara dikoneksikan ke pusat, kemudian dikasih artificial intelligence," kata Sudaryono.

Penguatan pengawasan dan perbaikan tata kelola ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar.

"Aturan-aturan yang dulu tidak ada, kami adakan. Aturan-aturan yang salah di masa lampau, kami perbaiki. Ini yang kami lakukan selama 100 hari ini dan akan terus kami lakukan," tegasnya.(Asp)


Baca juga:

BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari

#Badan Gizi Nasional #Makan Bergizi Gratis #SPPG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - 2 jam, 30 menit lalu
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - 2 jam, 48 menit lalu
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Bagikan