Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 1 jam, 16 menit lalu
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG

Penandatanganan nota kesepahaman antara BGN dan Tim Pembina Posyandu Pusat dalam rangkaian Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia bagian tengah di Bali pada Kamis (22/10/2026). ANTARA/HO-BGN.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi memperluas pilar pengawasan dan validasi data Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan merangkul jaringan kader Posyandu yang tersebar di pelosok desa seluruh Indonesia.

Penunjukkan kader Posyandu jadi mata dan telinga BGN itu dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kepala BGN Sudaryono dan Tim Pembina Posyandu Pusat dalam Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga di Bali.

Baca juga:

Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen

Dalam rilisnya Jumat (23/10), Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan kader Posyandu memegang peranan krusial sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan kondisi riil masyarakat di tingkat tapak.

Dengan adanya nota kesepahaman ini, kerja sama kita bukan hanya dalam distribusi MBG, melainkan juga mencakup edukasi gizi, pendataan, dan memastikan penerima manfaatnya tepat sasaran,

Kepala BGN Sudaryono

Target Jangkau 21 Juta Ibu dan Balita di Nusantara

Pemerintah memproyeksikan jangkauan intervensi gizi Program MBG tidak hanya berfokus pada peserta didik di lingkungan sekolah, melainkan juga menyasar kelompok non-peserta didik yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

Sudaryono memaparkan total sasaran kelompok 3B di seluruh Indonesia diperkirakan menembus angka 21 juta jiwa, dengan lebih dari 10 juta orang di antaranya telah mulai merasakan manfaat program MBG

Guna memastikan alokasi anggaran APBN terkonversi secara efektif menjadi sajian bergizi, keterlibatan data aktual dari kader Posyandu dan TP PKK menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

MBG ini adalah uang rakyat yang bersumber dari APBN, sehingga harus dikonversi menjadi makanan bergizi gratis yang benar-benar tepat sasaran melalui bantuan data kader Posyandu dan PKK,

Kepala BGN Sudaryono

Baca juga:

Posyandu Bakal Jadi Tempat Aduan Bantuan Sosial

Buka Akses Sidak Dapur dan Pantau Kepatuhan SOP

BGN juga memberikan kewenangan bagi kader Posyandu untuk bertindak sebagai mitra pengawas independen di lapangan.

Kader Posyandu diberikan ruang terbuka untuk menyambangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memeriksa secara langsung penerapan standar operasional prosedur (SOP) memasak hingga higienitas menu makanan.

Perluasan cakupan layanan dan pengawasan ketat ini diprioritaskan pada wilayah dengan angka prevalensi stunting tinggi serta kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kami ingin kader posyandu menjadi mata dan telinga BGN di lapangan untuk melihat, memeriksa, dan memastikan proses memasak hingga distribusinya berjalan dengan benar,

tutur Sudaryono memungkas penjelasannya.
#Posyandu #Kepala BGN #SPPG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - 1 jam, 16 menit lalu
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Indonesia
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Kepala BGN Sudaryono meminta kepala daerah rutin sidak SPPG untuk mengawasi program MBG. Inspeksi bahkan bisa dilakukan jam 2 pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Indonesia
Insentif Pengusaha Dapur MBG Jadi Rp 2.000 Per Porsi, Bisa Lebih Gede atau Kecil?
Besaran Rp 2.000 tersebut merupakan bagian dari alokasi Rp 15.000 untuk setiap penerima manfaat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Insentif Pengusaha Dapur MBG Jadi Rp 2.000 Per Porsi, Bisa Lebih Gede atau Kecil?
Bagikan