BGN Perketat Pengeluarkan Operasional Dapur, Berbagai Komponen Dihilangkan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 1 jam, 24 menit lalu
BGN Perketat Pengeluarkan Operasional Dapur, Berbagai Komponen Dihilangkan

Dapur MBG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Badan Gizi Nasional (BGN) membatasi biaya operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya maksimal Rp 3 ribu per penerima manfaat. Ketentuan ini mengubah mekanisme pembiayaan sebelumnya yang menggunakan sistem at cost tanpa plafon pengeluaran.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan, penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengendalikan penggunaan anggaran negara agar tetap sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Melalui skema terbaru, biaya operasional setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihitung berdasarkan jumlah riil penerima manfaat yang dilayani. Dengan demikian, besaran pengeluaran operasional dapur tidak lagi menggunakan mekanisme pembayaran tanpa batas maksimal.

Sistem pembiayaan sebelumnya berpotensi menyebabkan pengeluaran melampaui pagu anggaran negara. Karena itu, BGN menerapkan mekanisme baru agar penggunaan dana dapat dihitung secara lebih terukur dan akuntabel.

Baca juga:

Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya

Pengelolaan anggaran melalui efisiensi dan penguatan tata kelola ini dilakukan agar pembiayaan program berjalan selaras dan akuntabel,

ujar Tysa kepada wartawan di Jalarta, Jumat (6/11).

Selain membatasi biaya operasional, BGN juga mengubah skema insentif fasilitas SPPG. Mitra yang sebelumnya memperoleh tarif tetap Rp 6 juta per hari kini menerima insentif sebesar Rp 2 ribu per penerima manfaat, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan mutu layanan.

BGN turut mengeluarkan komponen kendaraan dari perhitungan biaya operasional. Penyediaan kendaraan distribusi, bangunan dapur, peralatan memasak, dan peralatan makan merupakan tanggung jawab mitra sejak awal pelaksanaan program.

Sementara itu, pagu anggaran penyediaan makanan tetap ditetapkan Rp 13 ribu untuk porsi kecil dan Rp 15 ribu untuk porsi besar. Pengendalian pembiayaan ini harus diikuti dengan manajemen dapur yang baik.

Pengelola SPPG dituntut mengoptimalkan perencanaan menu, pengadaan bahan baku, kegiatan operasional, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

"Pengelolaan yang efisien dapat memastikan anggaran yang tersedia tetap mencukupi untuk menyediakan makanan bergizi dengan kualitas yang baik," ujarnya.

#Dapur #Dapur MBG #Kepala BGN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Perketat Pengeluarkan Operasional Dapur, Berbagai Komponen Dihilangkan
Biaya operasional setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihitung berdasarkan jumlah riil penerima manfaat yang dilayani.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 24 menit lalu
BGN Perketat Pengeluarkan Operasional Dapur, Berbagai Komponen Dihilangkan
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Ribuan Dapur MBG Tidak Hygiene dan Tidak Laporkan Dana Harian Bakal Ditutup
BGN juga telah menutup secara permanen sejumlah dapur yang dinilai melakukan kelalaian secara sengaja, termasuk dapur di Karo, Semarang, dan Blora.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Ribuan Dapur MBG Tidak Hygiene dan Tidak Laporkan Dana Harian Bakal Ditutup
Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Indonesia
Insentif Pengusaha Dapur MBG Jadi Rp 2.000 Per Porsi, Bisa Lebih Gede atau Kecil?
Besaran Rp 2.000 tersebut merupakan bagian dari alokasi Rp 15.000 untuk setiap penerima manfaat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Insentif Pengusaha Dapur MBG Jadi Rp 2.000 Per Porsi, Bisa Lebih Gede atau Kecil?
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Bagikan