Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 55 menit lalu
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso inspeksi SPPG Semanggi 2 Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan inspeksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semanggi 2 Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9).

Dalam inspeksi tersebut pihaknya menyoroti pengemasan ompreng yang rawan jadi penyebab keracunan pada siswa hingga pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Budi ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.

Jadi setelah itu disegel (omprengnya) plastik. Ini untuk menjamin bahwa ompreng ini mulai dimasukkan sampai dikonsumsi anak-anak ini sehat,

ujar Budi, Senin (21/9).

Baca juga:

Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN

Dikatakannya jika ompreng yang diterima segel sudah terbuka agar tidak diterima. Hal itu untuk menjamin memang benar-benar dari proses masak sampai dikirim dalam kondisi sehat.

Ini dikasih tulisan jangan diterima jika segel rusak. Dan ini ada jamnya baik dikonsumsi sebelum pukul 13.00 WIB. Jadi harus jelas,

katanya.

Menurut dia proses pengemasan hingga pendistribusian MBG yang dilakukan oleh SPPG Semanggi 2 bisa menjadi contoh SPPG lain di Solo.

Ia juga mengingatkan pasokan bahan baku kebutuhan MBG harus banyak UMKM yang ikut terlibat. Artinya dampak MBG terhadap UMKM sangat luar biasa.

Banyak UMKM yang terlibat untuk sayur segala macam. Jadi penyerapan MBG ini luar biasa terutama untuk UMKM lokal harus dilibatkan,

katanya.

Kepala SPPG Semanggi 2, Dian Sari Kusuma, mengatakan SPPG Semanggi 2 berbeda dengan SPPG lain dalam hal SOP kemasan ompreng MBG karena memiliki sinar ultraviolet.

Makanan yang telah dimasukkan ke dalam ompreng tidak langsung didistribusikan tetapi dilakukan penyinaran UV dan disegel menggunakan plastik, tertutup 360 derajat,

kata Dian.


Dia menambahkan jika ompreng yang diterima rusak bisa langsung dikembalikan kepada pihak SPPG.

Jadi untuk meminimalisir (pencemaran daru luar) dari SPPG harus berani menambah SOP untuk menjamin keamanan MBG,

pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
#Dapur MBG #Keracunan Massal MBG #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 55 menit lalu
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
Anggaran MBG Telah Habiskan Rp 134,2 Triliun Per Agustus 2026
Jumlah penerima manfaat MBG pada Agustus 2026 mencapai 57 juta penerima melalui 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Anggaran MBG Telah Habiskan Rp 134,2 Triliun Per Agustus 2026
Indonesia
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Badan Gizi Nasional (BGN) merealisasikan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp139,77 triliun per 16 September 2026, sambil mengeksekusi refocusing penerima manfaat
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
RSCM memastikan tidak ada gangguan fungsi otak pada pelajar Karo terduga korban Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasien dinyatakan siap bersekolah lagi. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
Indonesia
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Regulasi MBG harus mampu menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Indonesia
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Sebanyak 1.653 satuan pendidikan kemudian dikeluarkan dari daftar penerima program.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Indonesia
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Komisi IX DPR meminta BGN melakukan investigasi kasus keracunan MBG. Sebab, kasus tersebut melonjak.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Bagikan