MerahPutih.com – Istana Kepresiden menegaskan kerja-kerja Presiden Prabowo Subianto dan kabinet Merah Putih tidak berorientasi mengejar hasil survei
Sedari awal, selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari (hasil) survei. Kami meyakini apa yang dikerjakan Presiden dan seluruh kementerian serta lembaga memang berorientasi untuk kepentingan masyarakat,
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
Penegasan itu disampaikan Mensesneg, yang juga Juru Bicara Presiden, Kamis (30/7) malam, menanggapi hasil survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah berada di angka 51,1 persen pada 26 Juli 2026 lalu.
Baca juga:
Kepuasan Terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Anjlok dari 80%
Angka itu merosot tajam dibandingkan hasil survei-survei sebelumnya yang sempat menyentuh persen 80%. Publik menyingkapi hasil survei itu sebagai raport merah, sekaligus peringatan agar Pemerintahan Presiden Prabowo meningkatkan kinerjanya.
Detailnya, SMRC mencatat tingkat kepuasan terhadap Prabowo turun dari 81,2 persen pada November 2025 menjadi 66,4 persen pada survei Februari-Maret 2026, lalu kembali turun menjadi 51,1 persen pada Juli 2026. Secara keseluruhan, terjadi penurunan sekitar 30,1 poin persentase dalam sembilan bulan.
Survei dilakukan berdasarkan wawancara telepon atau langsung terhadap 749 responden yang dipilih secara acak pada 5–19 Juli 2026. SMRC memakai margin of error 3,7 persen dalam metode penelitiannya.
Baca juga:
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Program Prabowo Perwujudan Janji Kampanye
Kepada media semalam, Mensesneg menjelaskan program-program pemerintah yang saat ini berjalan merupakan tindak lanjut dari janji-janji kampanye Presiden Prabowo saat Pilpres 2024.
"Kami tidak pernah melihat atau bekerja untuk mengejar sebuah survei, tetapi dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye," Mensesneg Prasetyo Hadi

