MerahPutih.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menegaskan tidak ada dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang digunakan dalam pembuatan maupun penerbitan buku Islam Ala Prabowo. Klarifikasi ini disampaikan menepis isu yang beredar di publik belakangan ini.
Pertama, pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui Baznas,
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid di Jakarta, Selasa (8/9),
Baca juga:
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Sinergi Kelembagaan, Bukan Politik Praktis
Sodik menjelaskan, keterlibatan Baznas dalam peluncuran buku pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2025 hanya dalam konteks hubungan kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan. Bahkan, dia menegaskan buku itu tidak ditulis maupun diterbitkan tim Baznas.
“Peluncuran buku berada dalam konteks sinergi kelembagaan antara MUI, Kementerian Agama, dan MPR dalam literasi dakwah keagamaan, bukan sebagai bentuk keterlibatan Baznas dalam politik praktis,” ujarnya.
Dukungan Prabowo dan Amanah Muzaki
Sodik menambahkan, Presiden RI Prabowo Subianto selama ini memberikan perhatian besar terhadap tugas dan fungsi Baznas. Selain dukungan kebijakan, Prabowo juga mengamanahkan zakat, infak, dan sedekah pribadi melalui Baznas.
Baca juga:
Baznas Bantah Zakat Bakal Diperuntukan Bagi MBG, Prabowo Juga Tidak Setuju
“Bersama tim Baznas, saat ini kami sedang memilih beberapa program unggulan Baznas untuk disampaikan kepada rakyat Indonesia, yang bersumber dari dana infak dan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya, dilansir Antara.
“Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui Baznas adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga,” tandas Sodik. (*)