Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Setengah Dari Total Anak di Bandung Ditargetkan Sudah Miliki KIA

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Juni 2023

MerahPutih.com - Seluruh anak di Kota Bandung ditargetkan sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Hingga Juni 2023, sebanyak 294.570 KIA telah di terbitkan dari total 642.854 anak atau mencapai 48 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Tatang Mukhtar mengatakan, pihaknya memfasilitasi pelayanan KIA dengan berbagai cara, seperti pengadaan Mepeling (Memberikan Pelayanan Keliling) KIA ke sekolah-sekolah dan lembaga terkait, layanan di Geulis (Gerai untuk Layanan Istimewa).

Baca Juga:

Megawati Tak Ingin Hasil Riset Anak Negeri Hanya Masuk Laci

Selain itu ada layanan program three in one (3 in 1) dengan lembaga kesehatan seperti Rumah Sakit dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia), hingga pelayanan KIA secara online melalui aplikasi Salaman.

Ia mengungkapkan, melalui berbagai program dan inovasi pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya para peserta didik di Kota Bandung untuk mendapatkan KIA.

"Dengan demikian, secara bertahap dokumen identitas kependudukan bagi anak di Kota Bandung dapat terpenuhi," ujar Tatang.

Tatang mengatakan, sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak, sejak akhir tahun terus gencar melaksanakan sosialisasi dan pelayanan KIA bagi penduduk Kota Bandung.

Untuk itu pihaknya terus melakukan akselerasi guna mencapai target nasional 50 persen.

"Insyaallah tahun ini target 50 persen akan terpenuhi. Mudah-mudahan di tahun depan kita terus akselerasi hingga mencapai 100 persen," kata Tatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah memberikan sebanyak 4.464 Kartu Identitas Anak (KIA) melalui program Kisanak (Pembuatan KIA Kerja Sama dengan Sekolah Anak).

Sebanyak 4.464 KIA tersebut diserahkan Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna kepada para peserta didik di Kota Bandung di SDN 001 Merdeka.

"Alhamdulillah dalam sisi administrasi usia 0-17 tahun, negara sudah menyiapkan administrasi kependudukan. Ini sangat penting mereka diberikan KiA yang tentunya fungsinya sama dengan KTP, supaya mereka tahu mereka punya identitas," katanya.

"Kita baru 48 persen dari jumlah seluruh anak PAUD - SMP. Kita belum mencapai target nasional 50 persen. Saya minta disduk masifkan PAUD-SMP diakselerasi kita targetkan 2024 semua selesai," ujarnya.

Ema mendorong para guru untuk terus menyosialisasikan fungsi dan manfaat KIA kepada anak didiknya.

"Sosialisasikan oleh guru kepada siswa supaya mereka tahu kartu ini penting. Kepala sekolah untuk terus mengingatkan bagaimana fungsi dari kartu ini," ujarnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Ratusan Korban Perdagangan Orang di Indonesia, dari Eksploitasi Anak hingga Prostitusi

Baca Artikel Asli