620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial

(Ilustrasi) Pelaku demo anarkis meminta maaf pada orang tuanya di Mapolresta Surakarta, Minggu (31/8). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono mengungkapkan ada ratusan anak yang ditemukan terpapar kekerasan dan radikalisme melalui media sosial.

Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

Eddy mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2026, BNPT bersama Densus 88 telah melakukan intervensi terhadap 620 anak yang terhubung dengan jaringan terorisme. Mereka berada dalam rentang usia 11 hingga 18 tahun.

"Dari Januari sampai Agustus ini, kami dengan Densus 88 sudah mengintervensi sudah ada 620 anak, rentang usia 11-18 tahun yang terkoneksi di sana (terorisme)," kata dia dalam video konferensi pers Penguatan peran Komite Sekolah, Pendidik, dan Tenaga Pendidikan dalam rangka pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme di satuan pendidikan yang berlangsung di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (3/9).

BNPT Soroti Paparan Kekerasan di Media Sosial

Eddy menekankan, temuan mengenai anak-anak yang terpapar aksi kekerasan dan radikalisme tersebut sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan.

Salah satu contohnya, kata dia, terdapat anak yang mempraktikkan aksi kekerasan dengan membawa senjata palsu dan mengenakan penutup wajah. Aksi tersebut kemudian direkam dan dibagikan melalui media sosial.

Nah ini yang kita edukasi, kita intervensi, kita lakukan rehabilitasi makanya kami membicarakannya bersama Kementerian Sosial,

Kepala BNPT, Eddy Hartono.

Menurut Eddy, langkah edukasi dan intervensi dilakukan untuk mencegah anak-anak tersebut semakin jauh terpapar paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Enam Anak di Jakarta Jalani Rehabilitasi

Khusus di Jakarta, Eddy menyebut pihaknya telah membawa enam anak untuk diarahkan menjalani rehabilitasi.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembinaan agar anak-anak yang telah terpapar dapat memperoleh pendampingan dan tidak semakin terjerumus dalam lingkungan yang berkaitan dengan kekerasan dan radikalisme.

BNPT juga membahas langkah rehabilitasi tersebut bersama Kementerian Sosial sebagai bagian dari penanganan terhadap anak-anak yang membutuhkan intervensi dan pembinaan. (Tka)

#BNPT #Radikalisme #Terorisme #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Bagikan