Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra. (Foto: dok KPAI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan keterlibatan anak dalam promosi rokok elektronik atau vape yang muncul di salah satu kanal YouTube.

Menurut Jasra, Senin (3/8), praktik tersebut tidak boleh dipandang sebagai bagian dari strategi pemasaran biasa karena berpotensi melanggar ketentuan perlindungan terhadap anak.

Ia menegaskan bahwa anak harus dijauhkan dari segala bentuk promosi produk yang mengandung zat adiktif, termasuk melalui platform digital yang kini semakin mudah diakses oleh remaja.

Melibatkan anak dalam promosi vape ataupun menjadikan anak sebagai target pemasaran merupakan persoalan serius yang harus ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra.

KPAI menilai pola pemasaran produk tembakau dan rokok elektronik telah mengalami perubahan. Jika sebelumnya promosi lebih banyak dilakukan melalui media konvensional, kini strategi pemasaran bergeser ke media sosial dan berbagai platform digital.

Promosi tersebut memanfaatkan algoritma digital, influencer, kreator konten, hingga tampilan visual yang dinilai dekat dengan kehidupan anak muda.

Menurut KPAI, kondisi itu berpotensi membentuk persepsi bahwa penggunaan vape merupakan sesuatu yang wajar, bahkan identik dengan gaya hidup kalangan muda.

Baca juga:

Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape

Anak dan Remaja Dinilai Rentan Terpengaruh Konten Digital

Jasra mengingatkan bahwa anak dan remaja merupakan kelompok yang masih rentan terhadap pengaruh figur publik maupun kreator konten yang mereka ikuti di media sosial.

Karena itu, paparan promosi vape di ruang digital dikhawatirkan dapat memengaruhi cara pandang hingga perilaku mereka.

Atas dasar tersebut, KPAI mendesak aparat penegak hukum untuk menindak setiap dugaan pelanggaran promosi vape yang melibatkan ataupun menyasar anak.

Selain itu, platform media sosial juga diminta segera menghapus konten yang menampilkan anak dalam promosi produk yang mengandung zat adiktif.

KPAI turut mengimbau para influencer dan kreator konten agar menghentikan promosi vape yang berpotensi menjangkau anak dan remaja sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi tumbuh kembang anak. (Knu)

#KPAI #Konten Kreator #Vape #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Indonesia
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Prabowo meminta agar pengawasan dilakukan secara berlapis pada jalur distribusi vape.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Indonesia
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Rokok elektrik telah berkembang menjadi salah satu media baru yang dimanfaatkan sindikat narkotika untuk mengedarkan zat terlarang secara terselubung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Bagikan