Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Senin, 12 Januari 2026 -
MERAHPUTIH.COM - PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan sikap terkait dengan kedaulatan dan dinamika geopolitik dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Senin (12/1). Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham menjadi sosok yang membacakan sikap partainya. PDIP dalam sikap politik eksternal berkomitmen penuh menjaga kedaulatan Indonesia dari segala bentuk tekanan dan dominasi kekuatan asing.
?
Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu menganggap kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
?
"Rakernas partai menegaskan sikap politik PDI Perjuangan memperkokoh kedaulatan politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan dengan menolak segala bentuk tekanan, ketergantungan, dan dominasi kekuatan asing maupun kepentingan ekonomi global yang merugikan kepentingan nasional," kata Jamaluddin
?
Selain itu, PDIP, dalam poin sikap politik eksternal, juga menyoroti pelanggaran kedaulatan negara merdeka di kancah internasional dengan menyinggung peristiwa penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh otoritas AS.
Baca juga:
?
"Rakernas I partai mendesak pemerintah untuk tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk pelanggaran kedaulatan suatu negara Merdeka dari intervensi asing sebagaimana terjadi dengan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro," lanjut Jamaluddin.
?
Menurut PDIP, tindakan intervensi AS merendahkan muruah PBB dan Dasa Sila Bandung dan bertentangan dengan hukum internasional.
?
"Sikap tersebut juga tidak sejalan dengan pembukaan UUD 1945 yang menegaskan kemerdekaan ialah hak segala bangsa, sehingga penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan, dan perikeadilan," kata Jamaluddin.(Pon)
Baca juga:
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting