Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bocoran Asumsi Makro RAPBN 2027 Racikan DPR dan Pemerintah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Bocoran Asumsi Makro RAPBN 2027 Racikan DPR dan Pemerintah

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Banggar DPR RI bersama pemerintah menyepakati arah kebijakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Kesepakatan ini berfokus menjaga daya beli masyarakat, memperkuat pertumbuhan ekonomi, sekaligus mempercepat pembangunan nasional di tengah ketidakpastian global.

Baca juga:

Dalam 5 Bulan Defisit APBN Capai Rp 180,4 Triliun

Komitmen bersama tersebut mewujud nyata melalui kesepakatan asumsi dasar ekonomi makro beserta pagu anggaran tujuh kementerian koordinator. Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menjelaskan, pembahasan ini siap menjadi fondasi utama penyusunan Nota Keuangan dan dijadwalkan meluncur ke publik lewat pidato resmi Presiden Prabowo Agustus mendatang.

Sebagaimana sudah disepakati di tingkat panja oleh Badan Anggaran DPR, asumsi makro untuk APBN menjadi dasar nota keuangan telah ditetapkan,

Said dalam rapat kerja bersama para menteri koordinator, Senin (22/6).

Peta Target Ekonomi Makro 2027

Otoritas fiskal membidik sasaran optimis namun tetap realistis guna menghadapi tantangan pasar global. Penguatan iklim investasi dan perluasan lapangan kerja menjadi fokus utama dalam menekan angka kemiskinan. Pemerintah bersama legislatif berkomitmen menjaga defisit anggaran tetap sehat demi kesehatan jangka panjang kas negara.

Berikut rincian indikator utama asumsi makro RAPBN 2027 hasil kesepakatan bersama:

  • Target Pertumbuhan Ekonomi: Berada pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

  • Laju Inflasi Domestik: Dipatok terkendali pada rentang 1,5 sampai 3,5 persen.

  • Nilai Tukar Rupiah: Diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp16.800 – Rp17.500 per dolar AS.

  • Suku Bunga SBN (Tenor 10 Tahun): Ditetapkan pada angka 6,5 hingga 7,3 persen.

  • Defisit Anggaran PDB: Dibatasi ketat pada kisaran 1,8 sampai 2,4 persen terhadap PDB.

Alokasi Anggaran Gurita Tujuh Kemenko

Selain menyetujui angka makro, rapat kerja turut mengetok pagu anggaran untuk menyokong operasional kabinet gemuk.

Distribusi dana bertujuan memperkuat fungsi koordinasi pelaksanaan program prioritas mencakup ketahanan pangan, hukum, kemaritiman, hingga pemberdayaan masyarakat.

Menariknya, parlemen membuka pintu selebar-lebarnya bagi kementerian koordinator mengajukan dana tambahan jika mendesak.

Postur pembagian pagu anggaran tujuh kementerian koordinator Tahun Anggaran 2027:

  • Kemenko Bidang Perekonomian: Mendapat alokasi dana sebesar Rp664 miliar.

  • Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat: Menerima jatah modal Rp620,9 miliar.

  • Kemenko Bidang Pangan: Mengantongi anggaran pertahanan pangan Rp509,3 miIiar.

  • Kemenko Bidang Politik dan Keamanan: Memperoleh dukungan dana Rp392,2 miliar.

  • Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, Pemasyarakatan: Mendapat porsi Rp338,8 miliar.

  • Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Dialokasikan dana Rp304,1 miliar.

  • Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Mengelola anggaran Rp276,8 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengingatkan peserta rapat mengenai urgensi kelanjutan proyek fisik antardaerah. Sektor ini dinilai krusial sebagai fondasi distribusi logistik nasional.

Baca juga:

Pimpinan Lembaga Negara Kompak Hadiri Rapat Paripurna DPR soal RAPBN 2027

“Mohon tidak dilupakan bahwa di balik segala kesuksesan ada peran infrastruktur dan konektivitas untuk masyarakat kita,” tutur pria kerap disapa AHY tersebut memberikan argumentasi penutup.

#RAPBN #APBN #DPR #DPR RI #Banggar DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Sekolah merupakan ruang belajar yang harus bebas dari segala bentuk ancaman.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Indonesia
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Aparat perlu membongkar dari mana senjata-senjata tersebut berasal, bagaimana jalur distribusinya, hingga siapa saja pihak yang terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Indonesia
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Ancaman fenomena iklim seperti El Nino yang memicu kekeringan ekstrem harus direspons pemerintah melalui sistem kesiapsiagaan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Indonesia
79 Daerah Kekurangan Anggaran Rp 14 Triliun, DPR Desak Pemerintah Pusat Tambah DAU Pemda
Langkah cepat dinilai penting agar tidak terjadi keterlambatan pembayaran gaji pegawai yang berujung pada terganggunya pelayanan publik. 

Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
79 Daerah Kekurangan Anggaran Rp 14 Triliun, DPR Desak Pemerintah Pusat Tambah DAU Pemda
Indonesia
Waka Komisi IX DPR Minta Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS Diperiksa dan Disanksi
Profesi tenaga kesehatan merupakan profesi mulia yang menuntut standar etik tinggi, termasuk dalam berkomunikasi di ruang digital.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Waka Komisi IX DPR Minta Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS Diperiksa dan Disanksi
Indonesia
Insiden KMP Mutiara Sentosa 2, Komisi V DPR akan Panggil Kemenhub, KNKT, dan Pelindo
Komisi V juga mendesak investigasi menyeluruh agar penyebab kebakaran kapal rute Surabaya-Makassar itu dapat diungkap secara tuntas.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Insiden KMP Mutiara Sentosa 2, Komisi V DPR akan Panggil Kemenhub, KNKT, dan Pelindo
Indonesia
DPR Minta Kreator Konten Tanpa Etika Ditindak Tegas
Mendorong penyusunan regulasi yang mencakup perlindungan privasi, penggunaan identitas, perlindungan anak, hingga tanggung jawab atas dampak publikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
DPR Minta Kreator Konten Tanpa Etika Ditindak Tegas
Indonesia
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Pembenahan tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi insiden, harus diwujudkan melalui modernisasi pengawasan dan peningkatan standar keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Indonesia
Komisi II DPR Minta Penaikan Gaji Kepala Daerah Dikaji Matang dan Berbasis Kinerja
Kebijakan tersebut harus diiringi dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi II DPR Minta Penaikan Gaji Kepala Daerah Dikaji Matang dan Berbasis Kinerja
Indonesia
Puan Sebut Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bukti Keamanan Transportasi Laut masih Minim
Rentetan insiden tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi secara menyeluruh sistem pelayaran nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Puan Sebut Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bukti Keamanan Transportasi Laut masih Minim
Bagikan