Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama

Temuan Senjata di Bunker Sekolah. (Foto: media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian menemukan dokumen dalam penyelidikan temuan sebanyak 996 pucuk senjata, VCD porno serta dugaan narkoba di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta polisi mengusut tuntas jaringan pemasok ratusan senjata yang ditemukan di sebuah ruangan milik mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pengungkapan kasus ini tak boleh berhenti pada penyitaan barang bukti semata.

Meminta aparat kepolisian segera menemukan jaringan pemasok senjata tersebut,

kata Nasir dalam keterangannya, Jumat (7/8).

Nasir mengatakan temuan 995 pucuk senjata merupakan kasus besar yang harus diusut hingga ke akar. Aparat perlu membongkar dari mana senjata-senjata tersebut berasal, bagaimana jalur distribusinya, hingga siapa saja pihak yang terlibat.

Baca juga:

Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata

Menurut politikus PKS itu, kasus ini menjadi sinyal bahwa peredaran senjata ilegal masih terjadi. Karena itu, penegak hukum diminta memberikan perhatian serius agar senjata-senjata tersebut tidak digunakan untuk aksi kriminal maupun mengancam keamanan nasional.

Ia juga menyoroti lokasi penemuan yang berada di Jakarta, wilayah yang menjadi pusat pemerintahan sekaligus memiliki banyak objek vital nasional.

"Lokasi penemuan itu ada di Jakarta, kota di mana terletak pusat pemerintahan dan gedung-gedung objek vital lainnya. Kita bisa bayangkan di daerah-daerah juga sangat mungkin beredar senjata gelap yang digunakan untuk kejahatan?" ujarnya.

Nasir mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai berbagai isu yang berkembang, termasuk dugaan adanya kaitan dengan isu kerusuhan di Jakarta. Namun, menurutnya, pengungkapan jaringan pemasok sangat penting agar masyarakat mendapat kepastian dan aparat dapat mencegah potensi ancaman keamanan.

Sebelumnya, kuasa hukum pihak sekolah Hermawanto mengungkapkan pihaknya menemukan 995 pucuk senjata saat membuka ruangan yang sebelumnya dikuasai mantan ketua yayasan sekolah swasta.

"Jadi pada tanggal 10 dan 11 Juli kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk amunisi dan beberapa aksesori senjata lainnya," ujar Hermawanto.

Saat ini kepolisian masih mendalami jenis senjata yang ditemukan, legalitas kepemilikannya, serta menelusuri asal-usul dan pihak yang diduga terkait dengan penyimpanan ratusan senjata tersebut. Polisi juga diharapkan dapat mengungkap jaringan pemasok agar kasus serupa tidak kembali terulang. (Pon)

#Senjata Api #Sekolah #DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pimpinan DPR dan DPD Tinjau Persiapan Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan
Ketua DPR Puan Maharani berbincang dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin (kiri) di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 12 Agustus 2026
Pimpinan DPR dan DPD Tinjau Persiapan Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan
Berita Foto
Pegawai DPR Gelar Gladi Kotor Sidang Tahunan dan Pidato Kenegaraan
Pegawai melakukan gladi kotor persiapan pidato Presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 12 Agustus 2026
Pegawai DPR Gelar Gladi Kotor Sidang Tahunan dan Pidato Kenegaraan
Indonesia
DPR Seleksi 14 Calon Hakim Agung, Ad Hoc Ham dan Tipikor
Agenda uji kelayakan itu pun rencananya digelar selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis, 12-13 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
DPR Seleksi 14 Calon Hakim Agung, Ad Hoc Ham dan Tipikor
Indonesia
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Komisi III DPR menyoroti temuan ratusan senjata di sekolah Jakarta Selatan. DPR meminta adanya evaluasi pengamanan.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Indonesia
Cegah Trauma Siswa, Sekolah Pondok Pinang Terapkan PJJ Hingga Jumat Usai Temuan 995 Senjata
Sekolah swasta di Pondok Pinang, Jaksel, terapkan PJJ sepekan usai temuan 995 senjata, amunisi, dan narkoba di ruangan yayasan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Cegah Trauma Siswa, Sekolah Pondok Pinang Terapkan PJJ Hingga Jumat Usai Temuan 995 Senjata
Indonesia
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Polri menegaskan kepemilikan senjata api sipil di Indonesia hanya untuk profesi tertentu. Calon pemilik wajib lolos tes kesehatan, psikologi, sertifikat menembak, dan screening Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
BGN perlu melakukan penyisiran dan validasi data secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi celah penerima ganda dalam program MBG.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
Indonesia
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Prabowo Subianto menyoroti kualitas buku pelajaran. Pemerintah menyiapkan pembaruan buku ajar nasional, termasuk materi, tampilan, dan bahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Indonesia
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
RUU Sistem Perbukuan diperlukan karena industri perbukuan Indonesia sedang menghadapi persoalan serius.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
Bagikan