MERAHPUTIH.COM - RENTETAN kecelakaan kapal dalam beberapa waktu terakhir dinilai menjadi momentum untuk membenahi sistem keselamatan transportasi laut secara menyeluruh. Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi menilai pembenahan tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi insiden, tetapi harus diwujudkan melalui modernisasi pengawasan dan peningkatan standar keselamatan pelayaran.
Menurut Abdul, evaluasi yang dilakukan Kementerian Perhubungan perlu menyasar seluruh aspek operasional kapal penumpang, mulai dari kepatuhan operator terhadap regulasi, kualitas inspeksi berkala, kesiapan alat pemadam kebakaran, kelengkapan perlengkapan keselamatan, hingga sistem mitigasi risiko selama pelayaran.
Regulator dan pengelola kapal harus memastikan keselamatan benar-benar menjadi budaya kerja, bukan sekadar memenuhi kewajiban di atas kertas.
“Masyarakat berhak memperoleh jaminan bahwa setiap kapal yang mereka naiki telah memenuhi standar keselamatan tertinggi,” kata Abdul dalam keterangannya, Selasa (4/8).
Baca juga:
Puan Sebut Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bukti Keamanan Transportasi Laut masih Minim
Pernyataan tersebut disampaikan dalam menanggapi dua insiden pelayaran yang menjadi sorotan publik, yakni tenggelamnya KM Nurul Salsa pada pertengahan Juli lalu dan kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa. Abdul menegaskan Indonesia sebagai negara kepulauan tidak boleh lagi menempatkan keselamatan pelayaran sebagai isu yang bersifat reaktif.
Dengan sekitar dua pertiga wilayah berupa perairan, transportasi laut memiliki peran strategis dalam menghubungkan antarpulau dan menopang aktivitas ekonomi nasional. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah menjadikan pembangunan dan modernisasi transportasi laut sebagai prioritas nasional.
Selain meningkatkan keselamatan penumpang, langkah tersebut dinilai dapat memperkuat konektivitas antardaerah, menekan biaya logistik, serta mendukung pemerataan pembangunan.
Komisi V DPR RI, lanjut Abdul, akan terus mengawal penguatan sistem pengawasan dan peningkatan standar keselamatan pelayaran agar kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut tetap terjaga.(knu)
Baca juga:
KNKT Kesulitan Investigasi Penyebab Kapal Mutiara Sentosa Jika Bangkai Kapal Tidak Ditemukan

