IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan IHSG pada Senin (22/6) mengalami pelemahan tajam akibat sikap defensif para pelaku pasar. Investor kini memilih menepi demi menantikan pengumuman Annual Market Classification Review dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Rabu (24/6) pagi.

Data perdagangan sesi I pada Senin (22/06) menunjukkan indeks domestik jatuh 77,21 poin atau 1,25 persen ke posisi 6.009,93. Padahal, bursa sempat melaju ke zona hijau saat pembukaan dengan kenaikan 39,91 poin atau 0,65 persen ke level 6.217,05.

Baca juga:

Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan

Pengamat pasar modal Elandry Pratama menyebut kombinasi faktor eksternal dan posisi pasar menjelang tinjauan MSCI memicu koreksi mendalam tersebut. Menjelang pengumuman penting ini, bursa cenderung memasuki fase menanti dengan karakter volatilitas tinggi.

IHSG terkoreksi lebih dari 1 persen lebih banyak dipengaruhi kombinasi faktor eksternal, dan posisi pasar mulai defensif menjelang event MSCI review,

ujar Elandry.

Menurut Elandry, investor institusi biasanya memulai penataan ulang portofolio lebih awal. Langkah tersebut mengakibatkan likuiditas beberapa saham tertentu menipis dan memicu pergerakan harga agresif. Kondisi ini pada akhirnya membuat indeks sangat sensitif terhadap arus dana jangka pendek.

Selain faktor MSCI, penguatan mata uang dolar Amerika Serikat serta kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) ikut menekan pasar negara berkembang (emerging market). Sentimen negatif ini memicu hengkangnya modal asing (capital outflow) sekaligus menurunkan selera investasi di pasar domestik.

Ilustrasi

Penurunan indeks kian terasa akibat aksi ambil untung (profit taking) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) setelah sempat menguat beberapa waktu lalu. Elandry memproyeksikan indeks masih akan berkonsolidasi dalam rentang volatilitas tinggi sebelum ada kepastian hasil klasifikasi pasar.

Baca juga:

IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI

"Selama aliran dana asing belum stabil, pasar cenderung bergerak menyamping dengan tekanan sesekali. Namun jika hasil review MSCI tidak jauh dari ekspektasi, peluang pembalikan arah teknikal masih terbuka seiring perbaikan sentimen," kata Elandry dinukil Antara.

Catatan transaksi sesi I menunjukkan frekuensi perdagangan mencapai 1.087.000 kali dengan volume 12,32 miliar lembar saham. Nilai transaksi total menyentuh Rp7,61 triliun (sekitar 464,5 juta dolar AS). Sebanyak 206 saham mencatatkan kenaikan, 501 saham merosot, dan 252 saham stagnan.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Penurunan indeks kian terasa akibat aksi ambil untung (profit taking) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) setelah sempat menguat beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Indonesia
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Sentimen negatif domestik bersumber dari keputusan lembaga pemeringkat internasional MSCI menurunkan skor Information Flow Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Indonesia
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Sentimen negatif pasar global menyapu bersih optimisme investor domestik sejak menit-menit awal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Kondisi mancanegara turut memperkeruh suasana perdagangan saham dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Indonesia
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Tekanan jual tidak hanya menyasar saham lapis kedua, melainkan turut melanda jajaran emiten berkapitalisasi pasar raksasa
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Dunia
Kekayaan Elon Musk Meledak Sejak IPO SpaceX, Tembus Rp 23.120 Triliun
Elon Musk resmi mencatat sejarah sebagai orang pertama di dunia dengan kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Kekayaan Elon Musk Meledak Sejak IPO SpaceX, Tembus Rp 23.120 Triliun
Indonesia
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Di sisi lain, geopolitik Timur Tengah turut memicu volatilitas harga komoditas energi dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Pergerakan kontras ini menunjukkan dinamika pasar keuangan sedang bergerak dinamis
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Bagikan