IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun

Ilustrasi (Pexels/StockRadars)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat ke level 6.352,38, naik 8,67 poin atau 0,14 persen pada pembukaan perdagangan Jumat (7/8).

Penguatan ini beriringan dengan kenaikan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 sebesar 1,63 poin (0,26 persen) menuju posisi 632,49. Para pelaku pasar aktif mencermati kombinasi sentimen ekonomi global serta dinamika domestik.

Baca juga:

IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, memproyeksikan IHSG masih menyimpan potensi kenaikan lanjutan apabila sanggup menjaga batas bawah teknikal secara konsisten.

Selama IHSG mampu bertahan di atas area 6.320-6.330, peluang melanjutkan penguatan menuju 6.377 hingga 6.420 masih terbuka. Sebaliknya, apabila tekanan jual berlanjut hingga menembus area uptrend dan 6.320, IHSG beresiko melanjutkan koreksi sehat untuk menguji area EMA50 sebelum kembali melanjutkan tren naik,

papar Liza Camelia Suryanata.

Kombinasi Sentimen Geopolitik dan Stimulus Rp26,34 Triliun

Dinamika pasar keuangan internasional dibayangi sikap hati-hati para investor menjelang publikasi data nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat. Hasil data ketenagakerjaan tersebut memegang peranan vital dalam menentukan arah kebijakan suku bunga acuan The Fed, terutama di tengah kenaikan harga energi dunia.

Isu geopolitik turut memicu kekhawatiran pasokan energi global meny menyusul kabar rencana Iran membatasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Sementara itu, kestabilan ekonomi domestik mendapat sokongan penuh dari langkah strategis pemerintah melalui penerbitan kebijakan fiskal.

Ilustrasi

Berikut perincian data indikator ekonomi serta kinerja bursa saham domestik dan global:

  • Paket Stimulus Domestik: Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp26,34 triliun guna menjaga daya beli masyarakat, mencakup bansos, insentif transportasi, pariwisata, pelatihan kerja, serta subsidi BBM.

  • Capaian Tax Ratio: Angka tax ratio Indonesia pada Semester I naik menjadi 9,32 persen (dibandingkan 8,42 persen pada periode sebelumnya), atau menyentuh 10,44 persen jika memperhitungkan PNBP SDA.

  • Kinerja Bursa Wall Street AS: Indeks S&P 500 melemah 0,18 persen ke 7.709,96; Nasdaq Composite turun 0,39 persen ke 29.373,33; Dow Jones susut 0,85 persen ke 53.885,10.

  • Kinerja Bursa Eropa: Euro Stoxx 50 menguat 0,54 persen; DAX Jerman naik 0,15 persen; CAC 40 Prancis terangkat 1,35 persen; FTSE 100 Inggris terkoreksi 0,19 persen.

  • Pergerakan Regional Asia: Indeks Nikkei Jepang melemah 0,99 persen ke 65.030,00; Kospi Korea Selatan turun 1,00 persen ke 6.228,41; Hang Seng Hong Kong melemah 0,28 persen ke 25.441,81; Shanghai Composite menguat 0,30 persen ke 3.911,40; Straits Times Singapura naik 0,34 persen ke 5.658,26.

Prospek Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kebijakan stimulus jumbo Rp26,34 triliun menjadi penopang utama daya beli masyarakat domestik hingga akhir tahun anggaran. Peningkatan penerimaan negara sektor perpustakaan memberikan ruang fiskal lebih luas bagi pemerintah dalam mengeksekusi program prioritas.

Liza Camelia Suryanata menambahkan catatan mengenai tantangan realisasi target pendapatan negara.

"Meski menunjukkan perbaikan, sejumlah pengamat menilai target tax ratio APBN masih menantang karena potensi restitusi pajak yang belum dibayarkan dan pola penerimaan pajak yang bersifat musiman," jelas Liza.

Baca juga:

Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254

Kombinasi solidnya fundamental ekonomi dalam negeri serta kewaspadaan atas gejolak geopolitik global menjadi faktor kunci menentukan pergerakan IHSG. Para investor disarankan cermat mengamati pergerakan saham berkapitalisasi besar pendukung indeks utama.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Laju IHSG hari ini sukses melesat berkat meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Cek update pergerakan bursa, proyeksi saham, dan strategi jitu Bank Indonesia di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Indonesia
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Prediksi IHSG hari ini bersiap menguji level psikologis 6.000 di tengah tekanan inflasi dan sentimen global. Cek analisis lengkap arah bursa saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Indonesia
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Prediksi IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways di kisaran 6.000 akibat sentimen wait and see. Simak analisis data inflasi domestik dan efek ekonomi AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Cek pergerakan IHSG hari ini yang anjlok 0,83% ke level 6.071,14. Cari tahu juga prediksi IHSG besok, update rupiah, dan analisa tren harga minyak dunia!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Cari tahu prediksi IHSG hari ini yang berpotensi konsolidasi akibat efek penutupan kuartal III 2026. Cek juga analisis lengkap sentimen pengesahan APBN 2027 di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Indonesia
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Penasaran kenapa IHSG turun belakangan ini? Temukan fakta dari BEI soal aturan saham Rp1 yang membantah anggapan bahwa saham 'gocap' jadi penyebab utama.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
IHSG anjlok hari ini terseret tren negatif bursa saham Asia dan global. Cari tahu penyebab IHSG turun, mulai dari sentimen The Fed hingga efek harga minyak di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
IHSG hari ini melemah akibat sentimen pemberlakuan harga saham terendah Rp1 oleh BEI. Simak analisis pergerakan IHSG, nasib saham gocap, dan sentimen global di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Laju IHSG hari ini ditutup melemah mengekor bursa saham Asia. Ketahui penyebab utama IHSG turun, mulai dari tensi geopolitik hingga daftar saham top gainers & losers di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Penasaran apa penyebab IHSG hari ini turun tajam? Cek rangkuman lengkap soal sentimen pasar modal, dari tekanan Wall Street, inflasi, hingga kondisi ekonomi dalam negeri yang lagi lesu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Bagikan