Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 2 menit lalu
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun

Ilustrasi (Pexels/StockRadars)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat ke level 6.352,38, naik 8,67 poin atau 0,14 persen pada pembukaan perdagangan Jumat (7/8).

Penguatan ini beriringan dengan kenaikan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 sebesar 1,63 poin (0,26 persen) menuju posisi 632,49. Para pelaku pasar aktif mencermati kombinasi sentimen ekonomi global serta dinamika domestik.

Baca juga:

IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, memproyeksikan IHSG masih menyimpan potensi kenaikan lanjutan apabila sanggup menjaga batas bawah teknikal secara konsisten.

Selama IHSG mampu bertahan di atas area 6.320-6.330, peluang melanjutkan penguatan menuju 6.377 hingga 6.420 masih terbuka. Sebaliknya, apabila tekanan jual berlanjut hingga menembus area uptrend dan 6.320, IHSG beresiko melanjutkan koreksi sehat untuk menguji area EMA50 sebelum kembali melanjutkan tren naik,

papar Liza Camelia Suryanata.

Kombinasi Sentimen Geopolitik dan Stimulus Rp26,34 Triliun

Dinamika pasar keuangan internasional dibayangi sikap hati-hati para investor menjelang publikasi data nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat. Hasil data ketenagakerjaan tersebut memegang peranan vital dalam menentukan arah kebijakan suku bunga acuan The Fed, terutama di tengah kenaikan harga energi dunia.

Isu geopolitik turut memicu kekhawatiran pasokan energi global meny menyusul kabar rencana Iran membatasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Sementara itu, kestabilan ekonomi domestik mendapat sokongan penuh dari langkah strategis pemerintah melalui penerbitan kebijakan fiskal.

Ilustrasi

Berikut perincian data indikator ekonomi serta kinerja bursa saham domestik dan global:

  • Paket Stimulus Domestik: Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp26,34 triliun guna menjaga daya beli masyarakat, mencakup bansos, insentif transportasi, pariwisata, pelatihan kerja, serta subsidi BBM.

  • Capaian Tax Ratio: Angka tax ratio Indonesia pada Semester I naik menjadi 9,32 persen (dibandingkan 8,42 persen pada periode sebelumnya), atau menyentuh 10,44 persen jika memperhitungkan PNBP SDA.

  • Kinerja Bursa Wall Street AS: Indeks S&P 500 melemah 0,18 persen ke 7.709,96; Nasdaq Composite turun 0,39 persen ke 29.373,33; Dow Jones susut 0,85 persen ke 53.885,10.

  • Kinerja Bursa Eropa: Euro Stoxx 50 menguat 0,54 persen; DAX Jerman naik 0,15 persen; CAC 40 Prancis terangkat 1,35 persen; FTSE 100 Inggris terkoreksi 0,19 persen.

  • Pergerakan Regional Asia: Indeks Nikkei Jepang melemah 0,99 persen ke 65.030,00; Kospi Korea Selatan turun 1,00 persen ke 6.228,41; Hang Seng Hong Kong melemah 0,28 persen ke 25.441,81; Shanghai Composite menguat 0,30 persen ke 3.911,40; Straits Times Singapura naik 0,34 persen ke 5.658,26.

Prospek Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kebijakan stimulus jumbo Rp26,34 triliun menjadi penopang utama daya beli masyarakat domestik hingga akhir tahun anggaran. Peningkatan penerimaan negara sektor perpustakaan memberikan ruang fiskal lebih luas bagi pemerintah dalam mengeksekusi program prioritas.

Liza Camelia Suryanata menambahkan catatan mengenai tantangan realisasi target pendapatan negara.

"Meski menunjukkan perbaikan, sejumlah pengamat menilai target tax ratio APBN masih menantang karena potensi restitusi pajak yang belum dibayarkan dan pola penerimaan pajak yang bersifat musiman," jelas Liza.

Baca juga:

Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254

Kombinasi solidnya fundamental ekonomi dalam negeri serta kewaspadaan atas gejolak geopolitik global menjadi faktor kunci menentukan pergerakan IHSG. Para investor disarankan cermat mengamati pergerakan saham berkapitalisasi besar pendukung indeks utama.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Isu geopolitik turut memicu kekhawatiran pasokan energi global meny menyusul kabar rencana Iran membatasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 2 menit lalu
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Indonesia
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Pergerakan cerah ini juga diikuti oleh deretan saham unggulan
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 21 menit lalu
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Berita
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Di balik kemudahannya, instrumen ini menyimpan sejumlah aspek risiko penting
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Indonesia
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Kinerja emiten semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Indonesia
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Langkah IHSG diawali dengan tren positif
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Indonesia
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Penguatan pasar saham di dalam negeri tetap diwarnai kehati-hatian akibat isu suksesi kepemimpinan Bank Indonesia (BI), tekanan fiskal, serta hambatan ekspor mineral
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Indonesia
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Aktivitas perdagangan hari ini membukukan 1.955.000 kali transaksi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Indonesia
IHSG Anjlok Tertekan Rupiah! Pelaku Pasar Modal Kompak Wait and See Arah Suku Bunga The Fed
Total frekuensi perdagangan mencapai 1,65 juta kali transaksi dengan volume 24,09 miliar lembar saham
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
IHSG Anjlok Tertekan Rupiah! Pelaku Pasar Modal Kompak Wait and See Arah Suku Bunga The Fed
Indonesia
IHSG Terperosok ke Zona Merah, Investor Pilih Wait and See Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
Tercatat Indeks Nikkei menguat 0,66 persen menuju 65.038,00, sementara Indeks Shanghai melesat 1,15 persen ke level 3.858,25
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
IHSG Terperosok ke Zona Merah, Investor Pilih Wait and See Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
Indonesia
Gubernur BI Mundur di Tengah Gejolak Pasar, IHSG Tertekan Pertemuan The Fed dan Isu Suku Bunga Global
Fokus perhatian pasar juga tertuju pada pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur BI Mundur di Tengah Gejolak Pasar, IHSG Tertekan Pertemuan The Fed dan Isu Suku Bunga Global
Bagikan