IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 54 menit lalu
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Prediksi IHSG hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (1/10) diperkirakan bakal cenderung jalan di tempat alias sideways karena pelaku pasar sedang memantau rilis data ekonomi terbaru.

Kondisi ini menuntut para investor saham untuk bersikap wait and see merespons lonjakan inflasi domestik dan manuver ekonomi Amerika Serikat yang sangat memengaruhi arah tren pasar modal.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?

Membuka sesi perdagangan, laju IHSG terpantau sedikit tersandung, melemah tipis 8,25 poin (0,14%) ke posisi 6.062,89. Tren koreksi ini tak luput menyeret deretan saham unggulan LQ45 yang ikut tergelincir 2,09 poin (0,35%) ke angka 599,09.

Menurunnya gairah beli di Bursa Efek Indonesia sebenarnya cukup wajar, mengingat sentimen global yang masih fluktuatif sehingga pergerakan saham hari Kamis butuh dorongan katalis segar untuk kembali meroket ke zona hijau.

Diperkirakan IHSG masih konsolidasi pada kisaran 6.000-6.200 pada perdagangan Kamis,

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.

Tekanan Global: Obligasi AS Meroket, Pasar Menunggu Data Manufaktur

Dari kancah internasional, mata investor tertuju pada serangkaian data ekonomi Amerika Serikat. Sentimen ini makin tegang gara-gara imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury yield) menembus level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir, yang berisiko mengerek biaya pinjaman secara drastis.

Berikut beberapa indikator penting dari Paman Sam yang jadi sorotan pasar:

  • Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE): Naik perlahan ke angka 0,3% secara bulanan (mtm) dan 3,4% secara tahunan (yoy) di bulan Agustus 2026. Angka ini sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar yang berada di 0,4% (mtm) dan 3,7% (yoy).

  • PCE Inti AS: Mencatatkan kenaikan 0,2% (mtm) dan 3% (yoy) pada Agustus 2026, yang juga masih di bawah konsensus awal.

  • PDB & Tenaga Kerja: Estimasi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil AS kuartal II-2026 dikerek naik jadi 2,2%. Laporan ADP sektor swasta juga menunjukkan tambahan 90.000 lapangan kerja baru selama September 2026.

Selanjutnya investor menantikan data indeks ISM Manufacturing AS yang diperkirakan naik pada level 55 pada bulan September 2026 dari level 54,6,

tambah Ratna.

Sentimen Domestik: Inflasi, Manufaktur, dan Subsidi Energi APBN 2027

Beralih ke dalam negeri, penggerak utama pasar hari ini adalah rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) September 2026.

Berdasarkan konsensus, inflasi diproyeksikan merangkak naik ke 0,31% (mtm), membawa inflasi tahunan menembus 3,3% (yoy). Inflasi inti pun diprediksi ikut memanas ke level 3% (yoy).

Selain inflasi, ada beberapa data domestik krusial yang mewarnai bursa:

  • Neraca Perdagangan: Surplus diprediksi menebal menjadi 0,6 miliar dolar AS pada Agustus 2026.

  • Ekspor-Impor: Pertumbuhan ekspor agak melambat di angka 4,2% (yoy), tetapi angka impor justru melesat tajam tumbuh 31,7% (yoy).

  • Geliat Manufaktur: Indeks S&P Global Manufacturing PMI Indonesia diramal kembali ke zona ekspansif, naik dari 49,8 menjadi 50,3 pada September 2026.

  • Efek APBN 2027: Pemerintah dan DPR baru saja meresmikan anggaran subsidi energi senilai Rp261,5 triliun, turun tipis dari rancangan awal. Jika harga minyak mentah global terus melonjak hingga tahun depan, hal ini berisiko menahan laju inflasi domestik di level tinggi dan berdampak langsung ke emiten consumer serta energi.

Rapor Global: Wall Street dan Eropa Kompak Merah

Pergerakan bursa global menutup akhir bulan dengan rapor yang kurang sedap. Pada perdagangan Rabu (30/09) waktu setempat, indeks saham utama Eropa rontok secara beruntun: Euro Stoxx 50 (-0,83%), FTSE 100 Inggris (-0,29%), DAX Jerman (-0,79%), dan CAC 40 Prancis (-0,89%).

Baca juga:

Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026

Bursa Wall Street juga senasib, di mana S&P 500 tergelincir 0,25% dan Dow Jones anjlok 0,86%. Hanya indeks padat teknologi, Nasdaq Composite, yang sukses selamat dengan penguatan tipis 0,24%.

Sementara itu, pembukaan bursa Asia pagi ini menunjukkan gerak yang lebih bervariasi. Indeks Nikkei melesat 2,51% dan Shanghai menghijau 0,31%, kontras dengan Kospi dan Straits Times yang terpaksa menelan koreksi minor.

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Prediksi IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways di kisaran 6.000 akibat sentimen wait and see. Simak analisis data inflasi domestik dan efek ekonomi AS di sini!
Angga Yudha Pratama - 54 menit lalu
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Cek pergerakan IHSG hari ini yang anjlok 0,83% ke level 6.071,14. Cari tahu juga prediksi IHSG besok, update rupiah, dan analisa tren harga minyak dunia!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Cari tahu prediksi IHSG hari ini yang berpotensi konsolidasi akibat efek penutupan kuartal III 2026. Cek juga analisis lengkap sentimen pengesahan APBN 2027 di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Indonesia
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Penasaran kenapa IHSG turun belakangan ini? Temukan fakta dari BEI soal aturan saham Rp1 yang membantah anggapan bahwa saham 'gocap' jadi penyebab utama.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
IHSG anjlok hari ini terseret tren negatif bursa saham Asia dan global. Cari tahu penyebab IHSG turun, mulai dari sentimen The Fed hingga efek harga minyak di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
IHSG hari ini melemah akibat sentimen pemberlakuan harga saham terendah Rp1 oleh BEI. Simak analisis pergerakan IHSG, nasib saham gocap, dan sentimen global di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Laju IHSG hari ini ditutup melemah mengekor bursa saham Asia. Ketahui penyebab utama IHSG turun, mulai dari tensi geopolitik hingga daftar saham top gainers & losers di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Penasaran apa penyebab IHSG hari ini turun tajam? Cek rangkuman lengkap soal sentimen pasar modal, dari tekanan Wall Street, inflasi, hingga kondisi ekonomi dalam negeri yang lagi lesu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Pergerakan IHSG hari ini sukses dibuka menguat tajam berkat meredanya tensi di Timur Tengah dan respons pasar terhadap The Fed. Cek prediksi IHSG selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Bagikan